Abstract

Inflasi dianggap sebagai fenomena moneter yang disebabkan oleh penurunan nilai unit mata uang terhadap suatu komoditas. Fenomena moneter ini berakibat negatif pada perekonomian karena menimbulkan gangguan terhadap fungsi uang, distorsi harga, merusak output, meruntuhkan efiensi dan investasi produktif dan menimbulkan ketidakadilan serta ketegangan sosial di masyarakat. Ekonomi Islam menawarkan solusi untuk mengatasi inflasi diantaranya reformasi terhadap sistem moneter, menghubungkan antara kuantitas peredaran uang dengan kuantitas produksi, mengarahkan belanja dan melarang sikap berlebihan, mencegah pemenimbunan barang komoditas dan meningkatkan produksi. Solusi lain yang diterapkan untuk mengatasi inflasi adalah dengan menerapkan fiscal policy yang diantaranya memaksimalkan penghimpunan zakat serta pengoptimalan pemanfaatan zakat, mengenakan biaya atas dana yang menganggur (cost of idle fund), dan menggunakan prinsip bagi hasil pada setiap transaksi atau segala jenis usaha dan meninggalkan bunga.

Full Text
Paper version not known

Talk to us

Join us for a 30 min session where you can share your feedback and ask us any queries you have

Schedule a call

Disclaimer: All third-party content on this website/platform is and will remain the property of their respective owners and is provided on "as is" basis without any warranties, express or implied. Use of third-party content does not indicate any affiliation, sponsorship with or endorsement by them. Any references to third-party content is to identify the corresponding services and shall be considered fair use under The CopyrightLaw.