- Journal Issue
- 10.30651/aks.v9i4
- Dec 2, 2025
- Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Research Article
- 10.30651/aks.v9i4.28182
- Nov 30, 2025
- Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- M Abdim Munib + 2 more
Permasalahan yang dihadapi masyarakat Desa Balongcabe, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro berkaitan dengan adanya kasus penyitaan kendaraan bermotor oleh debt collector akibat masih kurangnya pemahaman hukum masyarakat, khususnya mengenai hak dan kewajiban debitur dalam perjanjian pembiayaan kendaraan bermotor. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya peningkatan literasi hukum agar masyarakat mampu melindungi haknya sebagai debitur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai aspek hukum dalam perjanjian pembiayaan kendaraan bermotor melalui penyuluhan dan pendampingan hukum. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar perjanjian, hak dan kewajiban debitur, serta ketentuan eksekusi fidusia. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman hukum peserta setelah mengikuti penyuluhan. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat literasi dan kesadaran hukum masyarakat serta mendorong sikap kritis terhadap praktik penarikan kendaraan yang tidak sesuai ketentuan hukum. Ke depan, kegiatan lanjutan diharapkan dapat dilakukan secara berkesinambungan melalui kerja sama dengan pos bantuan hukum setempat.
- Research Article
- 10.30651/aks.v9i3.26739
- Aug 31, 2025
- Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Esti Novi Andyarini + 1 more
Pernikahan usia dini di Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, menjadi masalah serius yang berdampak negatif pada kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan reproduksi melalui pembentukan komunitas "Radar Kepo" dengan pendekatan Community-Based Research (CBR). Metode yang digunakan melibatkan kuesioner dengan 60 siswa MTs Zainul Hasan 3 Krucil untuk mengukur pengetahuan, sikap, dan perilaku mereka terkait kesehatan reproduksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,3% siswa memiliki pengetahuan yang kurang baik, sementara 66,7% menunjukkan sikap yang cukup, dan 85% memiliki perilaku yang tidak mendukung kesehatan reproduksi. Sebagai langkah intervensi, dibentuk kader "Radar Kepo" yang bertugas menyampaikan edukasi kesehatan reproduksi kepada teman sebaya dan masyarakat. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, mengubah perilaku mereka, serta mendorong pencegahan pernikahan dini. Kesimpulannya, pendekatan berbasis komunitas (CBR) melalui kader "Radar Kepo" terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi dan memiliki potensi untuk menurunkan angka pernikahan dini di wilayah tersebut secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mengatasi isu kesehatan reproduksi remaja.
- Research Article
- 10.30651/aks.v9i3.26183
- Aug 31, 2025
- Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Moh Mudzakkir + 7 more
Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat wawasan kebangsaan warga negara Indonesia yang berada di Filipina, seiring meningkatnya keterlibatan warga negara Indonesia di Filipina. Dengan mengadakan kegiatan seminar dan lokakarya, pengabdian ini berfokus pada pemahaman identitas kebangsaan, budaya setempat, dan akses informasi bagi diaspora Indonesia di Filipina. Kegiatan dimulai dengan studi literatur dan analisis kebutuhan, yang memungkinkan identifikasi tantangan utama yang dihadapi oleh warga negara Indonesia di Filipina. Selanjutnya, dirancanglah program yang melibatkan berbagai kegiatan untuk mengatasi tantangan tersebut. Selain itu, melalui penyebaran berita dan artikel, proyek ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penguatan identitas kebangsaan di tengah diaspora. Kemudian, tahapan pelaksanaan mencakup pra-pelaksanaan, pelaksanaan kegiatan, pasca-pelaksanaan, serta evaluasi dan pelaporan. Proyek pengabdian ini berhasil memberikan dampak positif terhadap warga negara Indonesia di Filipina. Melalui rangkaian agenda pengabdian ini, para peserta mampu memperkuat rasa identitas dan nasionalisme mereka sebagai diaspora Indonesia. Luaran berupa artikel tentang diaspora Indonesia di Filipina juga telah dipublikasikan sebagai bahan referensi keberlanjutan program pengabdian di masa akan datang.
- Research Article
- 10.30651/aks.v9i1.16193
- Feb 28, 2025
- Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Rika Sarfika + 4 more
Fenomena stres terus berkembang dalam membangun usaha. Stres merupakan potensi yang berdampak negatif terhadap kesejahteraan dan produktivitas dalam membangun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pekerja menghadapi lebih banyak masalah fisik dan psikologis secara bertahap di tempat kerja. Stres disebabkan karena faktor ketidaktahuan dalam mengelola stres sehingga membuat beban kerja yang berlebihan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi pada mitra terkait cara mengelola stres dalam mengembangkan usaha. Metode pemberian edukasi dilakukan dengan cara brainstorming, ceramah, dan diskusi. Kegiatan ini diikuti oleh 8 orang peserta yang merupakan anggota UMKM Jajanan Sehat Umi Wiwik. Untuk menilai keberhasilan kegiatan, maka dilakukan pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian edukasi terkait manajemen stres dalam mengembangkan usaha. Data pengetahuan peserta di olah menggunakan Uji paired T Test untuk mengetahui perbedaan pengetahuan peserta sebelum dengan sesudah diberikan edukasi. Hasil analisis didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pengetahuan peserta tentang manajemen stress antara sebelum dengan sesudah diberikan edukasi (p = 0,0001). Rata-rata pengetahuan peserta terkait manajemen stres mengelola usaha sebelum diberikan edukasi sebesar 7,13 dan setelah diberikan edukasi meningkat menjadi 8,38. Berdasarkan hasil ini, agar pengetahuan dapat menjadi sebuah perilaku sehat, maka perlu diadakan pelatihan pada kegiatan selanjutnya. Kemampuan pengelolaan stres sangat penting bagi pelaku UMKM agar usaha yang dijalankan dapat tetap bertahan, bahkan berkembang dan maju.
- Research Article
- 10.30651/aks.v9i1.16794
- Feb 28, 2025
- Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Atik Triratnawati + 4 more
Porang sebagai komoditi ekspor yang bernilai jual tinggi saat ini sedang mengalami penurunan harga akibat terhentinya ekspor. Petani porang mengalami kerugian besar mengingat modal besar yang telah dikeluarkannya. Kegiatan pendampingan masyarakat di Ponorogo ini bertujuan melatih keterampilan dalam mengolah porang menjadi kuliner berbahan porang yang bernilai ekonomi tinggi. Metode pelaksanaan program melalui diskusi partisipatif, FGD dan pelatihan lewat demo masak makanan berbahan dasar porang yang dilakukan 24-27 Juni 2022 di Desa Karangpatihan, Ponorogo. Program pendampingan diikuti oleh ibu-ibu PKK, Dharma Wanita, mahasiswa, kepala desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Dinas Pertanian dan petani porang. Hasil yang didapat adalah munculnya minat dan niat untuk mencoba mengembangkan kuliner porang meski dalam lingkup kelompok kecil, setelah berkembang akan diperluas guna dijadikan industri rumahan. Kendala yang muncul yaitu adanya stigma bahwa porang itu gatal, meski mereka juga paham cara menghilangkannya. Mereka berharap jika pangan berbahan porang ini benar-benar dapat diterima masyarakat dan sesuai dengan selera warga, mereka akan memproduksinya secara massal. Diharapkan komoditas pangan lokal ini akan menghasilkan tambahan pendapatan serta mampu mendukung ketahanan pangan masyarakat dan negara.
- Research Article
- 10.30651/aks.v9i1.15981
- Feb 28, 2025
- Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Naila Fauza + 4 more
Salah satu contoh nyata abad ke-21 adalah penggabungan multimedia ke dalam kegiatan pembelajaran. Cara terbaik untuk mengatasi kekurangan pembelajaran, terutama dalam pembelajaran pasca-pandemi, adalah dengan menggunakan TIK dalam pendidikan, seperti eksperimen virtual. Salah satu cara teknologi pendidikan dapat yang dapat digunakan untuk memodifikasi dan menampilkan eksperimen secara lengkap adalah melalui eksperimen virtual seperti VLM (Virtual Laboratory Model) merupakan salah satu pemanfaatan teknologi pendidikan yang dapat digunakan untuk memodifikasi serta menampilkan eksperimen secara lengkap. Salah satu contoh VLM yang marak digunakan adalah PhET. Tujuan pengabdian adalah optimalisasi pemanfaatan PHET dalam pembelajaran IPA Fisika bagi Guru-guru IPA SMP Rayon I Siak. Pelaksanaan kegiatan guru- guru SMP Rayon I Siak (Kecamatan Sungai Apit, Sabak Auh, dan Tualang) sebanyak 19 orang. Kegiatan dilaksanakan di SMPN 1 Sungai Apit Kabupaten Siak Provinsi Riau dari tanggal 23-24 September 2022. Pelaksanaan kegiatan teridisi dari 5 bagian yaitu metode pemodelan, pelatihan, simulasi, diskusi dan implementasi. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan keterampilan dan memberikan hasil yang baik ditunjukan dengan hasil angket dan luaran pengabdian yang tercapai. Hasil angket pelatihan virtual laboratorium PhET memudahkan guru untuk praktikum, efektif efisien dan bermanfaat dalam pembelajaran IPA Fisika.
- Research Article
- 10.30651/aks.v9i1.16823
- Feb 28, 2025
- Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Wanda Nugroho Yanuarto + 2 more
Penerapan pendidikan yang terjadi sekarang ini adalah pendidikan dengan mengedepankan teknologi dan diferensiasi. Dua pokok pemikiran ini yang menjadikan pendidikan berubah seiring waktu. Pendidikan merdeka belajar menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam menerapkan konsep baru dalam belajar peserta didik. Pendidikan tersistem ke dalam kebebasan peserta didik untuk belajar dan memaknai pembelajaran dengan tidak berbatas ruang dan waktu. Konsep kurikulum Merdeka Belajar merupakan kurikulum pendidikan di Indonesia yang harus diimplementasikan seluruh sekolah. Tujuan pelatihan kurikulum merdeka ini adalah sebagai tambahan informasi kepada para guru dalam melihat kurikulum merdeka secara mendalam. Pelatihan ini menggunakan metode presentasi, peer-teaching, class observation, dan evaluasi kinerja. Pelatihan ini menerapkan tiga Langkah, yaitu platform e-learning, innovation workshop, dan school-industry engagement. Hasil pelatihan ini mengindikasikan bahwa persepsi dan partisipasi publik masyarakat dapat dilihat dari tiga langkah di atas, yaitu bagaimana masyarakat dapat melihat penerapan kurikulum merdeka di sekolah. Berdasarkan tingkat persepsi dan partisipasi publik masyarakat terhadap penerapan kurikulum merdeka berada pada level sedang atau mereka cukup menerima secara positif perubahan paradigma pendidikan ini.
- Research Article
- 10.30651/aks.v9i1.16228
- Feb 28, 2025
- Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Sulhani Sulhani + 6 more
Perpajakan memiliki peran penting bagi pembangunan bangsa Indonesia. Setiap individu atau entitas berbadan hukum memiliki kewajiban perpajakan tidak terkecuali pondok pesantren dan yayasan. Beberapa permasalahan yang sering muncul terkait perpajakan pada pondok pesantren dan yayasan diantaranya terkait dengan perhitungan dan pelaporan pajak badan tahunan, pajak atas penghasilan karyawan, pajak atas dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta pajak atas aset hibah dan warisan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi perpajakan pada pondok pesantren dan yayasan serta implementasi perhitungan perpajakan melalui pendampingan perpajakan. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pendampingan konsultasi terkait dengan regulasi perpajakan dan aplikasinya pada pondok pesantren dan Yayasan. Sosialisasi dilakukan dalam bentuk webinar sedangkan pendampingan dilakukan dalam bentuk konsultasi atas permasalahan perpajakan yang dihadapi oleh pondok pesantren dan yayasan. Hasil dari kegiatan pendampingan ini menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan pada pondok pesantren dan Yayasan meningkat namun belum pada level yang sangat baik, sehingga diperlukan upaya sosialisasi secara terus menerus dan juga pendampingan konsultasi secara langsung masalah-masalah perpajakan yang dihadapi oleh pesantren dan Yayasan.
- Research Article
- 10.30651/aks.v9i1.16637
- Feb 28, 2025
- Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Deny Wahyu Apriyadi + 6 more
Pengabdian ini dilakukan untuk mengoptimalisasikan branding Agroeduwisata Jeruk-Jeruk Desa Samar melalui basis yang dimiliki oleh Desa Samar, dan juga dibantu dengan video promosi, website, serta sosial media sebagai upaya mempromosikan dan meningkatkan jumlah serta minat wisatawan untuk berkunjung ke Agroeduwisata Jeruk-Jeruk Desa Samar, sehingga perekonomian desa dapat meningkat dari sektor pariwisatanya. Dari pengabdian ini didapatkan hasil yakni selain adanya petik jeruk, pembibitan madu, dan cinderamata dari anyaman bambu yang bisa dioptimalkan dalam pemasaran dan pengenalan kepada pengunjung. Kemudian, terdapat kendala yang dialami yakni minimnya biaya operasional untuk memperbaiki dan memperbaharui fasilitas dan juga kurangnya partisipasi sumber daya manusia untuk mengembangkan Agroeduwisata Jeruk-Jeruk ini. Selanjutnya terdapat beberapa proses pelaksanaan branding yang dilakukan oleh tim pengabdian antara lain optimalisasi penggunaan website dan media sosial sebagai media promosi, dan membuat video iklan serta profil desa.