Abstract

The Qur'an is the first source of Islam in the guidelines of Islamic life. In each verse and letter there is a meaning to seek a deep search of all implied objects. Therefore one of the potentials of man in taking a knowledge is reason. Reason becomes an intelligence in building human civilization in the future, reason is also able to guard and nurture man in all his ugliness and error. Therefore it is necessary as a Muslim to have an intellectual in understanding many things. In the Intellectual Qur'an there is a lot of influence on the meaning of attachment to every meaning contained in each verse of the holy book, one of which is the word Nazara (obsevasi) which is depicted in the letter at-Thariq, tafakkara (thinking) in sura al-Baqarah, and Fahima (understanding) al-Anbiya'. Then in all its interpretations using the tool of the ancient knife only believe to be used as a belief and some who research it with all its flaws, so that in this century a lot of authenticity and truth in the holy book of the Koran to be used as a source of knowledge to be associated in the current research both in terms of intellectual, emotional and spiritual.

Highlights

  • Abstrak : Alquran merupakan sumber islam pertama dalam pedoman kehidupan islam

  • Pengalaman tersebut dalam konteks sejarah intelektual Nasrani barat telah dinukilkan -oleh Don Cupitt dalam bukunya yang bertajuk, The Sea of Faith, yang berkesimpulan: “ Modern civilization in science has forgotten various cultures as a friction and made religious people in civilization panic because it reaps criticism so widespread intellectual chaos that gave birth to extreme sekularism.[4]

  • Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam 8, no

Read more

Summary

Pengertian Kecerdasan Intelektual dalam Al-Quran

Pada dasarnya manusia mempunyai dua cakupan kecerdasan yakni kecerdasan intelektual yakni kemampuan berpikir dan menalar sedangkan satu sisi kecerdasan emosional mampu menerima, mengelola, emosi dalam dirinya kepada orang lain. Kata intelektual menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki arti “cerdas, berakal, dan berpikiran jernih berdasarkan ilmu pengetahuan” atau mempunyai totalitas atau kesadaran dalam otak.[6] terutama yang menyangkut tentang pemikiran dan pemahaman Kecerdasan secara umum di artikan kemampuan dalam diri manusia sehingga mampu membedakan yang baik dan buruk sesuai dengan disiplin ilmu kecerdasan akal disebut juga Inteligent, kecerdasan akal (intelligent) merupakan penguasaan pengetahuan berpikir dalam berdaptasi pada lingkuran sekarang ataupun selalu berubah pola pikirnya dalam peradaban manusia serta dapat dipengaruhi oleh genetic. Yang dalam artian bahwa suatu ilmu hanya akan dapat dipahami dalam pikiran manusia jikalau, manusia memiliki potensi dalam dirinya yang berkenaan dalam hal itu

Fungsi Kecerdasan Intelektual dalam Al-Quran
Aspek – Aspek Kecerdasan
Telaah Kecerdasan Intelektual dalam Al-Quran
Mengelola Kecerdasan Intelektual Menurut Al-Qur’an
Full Text
Published version (Free)

Talk to us

Join us for a 30 min session where you can share your feedback and ask us any queries you have

Schedule a call