Abstract

One type of instant economic activity includes being sand miner and sand transporter in the sand mining area. The purpose of this study is to describe the impact of children's productive activities in the sand mine on dropout rates at the junior high school level in Keduwang Village, Blitar Regency. Respondents of the research data amounted to 38 children who carried out productive activities of sand mining. This study used cross-sectional survey research method with a quantitative approach that were supplemented with qualitative data. The collection technique used questionnaire, observation, and interviews. Data analysis techniques used descriptive data analysis techniques with the odds ratio method. The results indicate that the impact of children's productive activities in sand mining on dropout rates at junior high school level with decrease of children’s interest attending school. The results of odd ratio analysis indicate that the riskiest factor causing children to choose school dropout is productive activities in sand mining do not require special skills. The factor of not requiring special skills is proven to be six times the risk of causing children school dropout. The results provide description of how easy economic access and does not require skills has an impact on children's perceptions of going to school or working. Implications for the results of this research are expected to be a reference for government to pay attention to dropout rates that occur due to the productive activities of children in sand mining.

Highlights

  • PENDAHULUAN Sumber Daya Alam (SDA) adalah unsur-unsur yang terdiri dari SDA nabati dan SDA hewani dengan unsur non hayati di sekitarnya yang secara keseluruhan membentuk ekosistem (KEHATI, 2009)

  • The purpose of this study is to describe the impact of children's productive activities in the sand mine on dropout rates at the junior high school level in Keduwang Village, Blitar Regency

  • The results indicate that the impact of children's productive activities in sand mining on dropout rates at junior high school level with decrease of children’s interest attending school

Read more

Summary

Tambang Pasir Pendidikan Kembali Total

Berdasarkan hasil angket pada tabel 1 maupun tabel 2 tersebut dan didukung dengan hasil wawancara yang dilakukan teridentifikasi dua alasan utama anak memilih bekerja di pertambangan pasir daripada bekerja pada sektor lain yaitu kemudahan cara maupun akses untuk bekerja dan penghasilan yang cukup. Selain itu berdasarkan hasil wawancara lebih dalam terdapat faktor lain yang mempengaruhi yaitu kegiatan produktif pertambangan pasir tidak memerlukan keterampilan khusus dalam arti memang sesuai dengan kemampuan anak-anak pada kegiatan produktif tersebut. Kegiatan produktif sebagai penambang pasir merupakan jenis kegiatan produktif yang paling banyak dipilih oleh anak-anak di Desa Kedawung karena memiliki penghasilan yang paling tinggi dibanding jenis kegiatan produktif lain di pertambangan pasir. Selain menjadi penambang pasir ada jenis kegiatan produktif lain di sektor pertambangan pasir yang dipilih oleh anak yaitu menjadi kuli angkut pasir dan juga penjaga portal. Selaras dengan definisi tersebut alasan sesuai dengan kemampuan dikarenakan anak-anak di Desa Kedawung pada dasarnya belum memiliki banyak keterampilan apalagi dengan latar belakang pendidikan yang hanya sampai pendidikan dasar sehingga mendorong anak-anak untuk memilih kegiatan-kegiatan produktif di pertambangan pasir yang tidak memerlukan keterampilan khusus

Peluang Kegiatan Produktif di Tambang Tetap Bekerja di
Faktor lingkungan
DAFTAR PUSTAKA
Full Text
Published version (Free)

Talk to us

Join us for a 30 min session where you can share your feedback and ask us any queries you have

Schedule a call