- Research Article
- 10.31294/jkom.v17i1.12548
- Mar 30, 2026
- Jurnal Komunikasi
- Dina Septiana + 2 more
Penelitian ini mengkaji pola komunikasi dalam tradisi Miyah Malaman sebagai bentuk komunikasi ritual yang sarat makna simbolik dalam masyarakat Kayuagung. Komunikasi dalam tradisi lokal tidak hanya berfungsi menyampaikan pesan, tetapi juga membentuk makna sosial melalui interaksi simbolik. Namun, kajian sebelumnya cenderung deskriptif dan belum menyoroti proses konstruksi makna secara mendalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola komunikasi dalam tradisi Miyah Malaman di Kelurahan Perigi menggunakan perspektif interaksionisme simbolik. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode etnografi komunikasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi melibatkan unsur verbal dan nonverbal yang terstruktur melalui simbol, peran aktor, serta norma sosial. Simbol seperti lilin, petasan, dan aktivitas kunjungan dimaknai sebagai representasi niat sosial, kebersamaan, dan penghormatan dalam konteks adat-religius. Penelitian ini berkontribusi pada kajian komunikasi budaya dengan menekankan pentingnya analisis komunikasi sebagai proses konstruksi makna dalam tradisi lokal.
- Research Article
- 10.31294/jkom.v17i1.12571
- Mar 30, 2026
- Jurnal Komunikasi
- Muhammad Hidayatullah + 2 more
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Humas Pemerintah Desa Senuro Barat dalam mengatasi krisis sampah serta mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaan komunikasi publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan masih didominasi oleh pola komunikasi satu arah (Press Agentry/Publicity) yang berfokus pada penyampaian informasi melalui rapat desa dan media publikasi. Strategi ini efektif dalam penyebaran informasi, namun belum mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat secara optimal. Hambatan utama meliputi keterbatasan umpan balik, rendahnya kesadaran masyarakat, serta minimnya penggunaan media komunikasi interaktif. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian komunikasi publik di tingkat pemerintahan desa dalam konteks krisis lingkungan. Penelitian ini memberikan rekomendasi pengembangan strategi komunikasi yang lebih dialogis, partisipatif, dan berbasis media interaktif guna meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan
- Research Article
- 10.31294/jkom.v17i1.12553
- Mar 30, 2026
- Jurnal Komunikasi
- Dwi Laras Il-Layla + 2 more
Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah membuka peluang baru dalam penyampaian kampanye sosial secara digital, termasuk isu pemberdayaan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh komunikasi persuasif dalam kampanye #RUBIEmpoweringWomen pada akun TikTok Rubi Community terhadap pemahaman pemberdayaan perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang merupakan audiens kampanye. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi linier sederhana, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman pemberdayaan perempuan, dengan persamaan regresi Y = 14,794 + 0,649X. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan t hitung > t tabel (1,984), sehingga hipotesis diterima. Selain itu, hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 137,959 > F tabel 3,94 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti model regresi signifikan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,585 menunjukkan bahwa komunikasi persuasif memberikan kontribusi sebesar 58,5% terhadap pemahaman pemberdayaan perempuan. Dengan demikian, kampanye #RUBIEmpoweringWomen di TikTok terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman audiens melalui pendekatan komunikasi persuasif. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa media sosial dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana kampanye digital dalam menyampaikan pesan-pesan sosial, khususnya terkait pemberdayaan perempuan
- Research Article
- 10.31294/jkom.v17i1.12501
- Mar 30, 2026
- Jurnal Komunikasi
- Mario Pindarto + 3 more
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik performative grief di TikTok serta implikasinya terhadap pembentukan karakter Generasi Z dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis netnografi. Data diperoleh dari konten publik TikTok yang menampilkan ekspresi kesedihan beserta interaksi audiens, dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif dan dokumentasi digital, kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola representasi emosi, strategi produksi konten, dan dinamika interaksi di ruang digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspresi kesedihan di TikTok tidak semata-mata bersifat personal, melainkan dikonstruksi melalui elemen visual, narasi, dan musik yang berorientasi pada keterlibatan audiens serta beririsan dengan ekonomi perhatian dan komodifikasi emosi. Di sisi lain, interaksi audiens juga memunculkan empati dan solidaritas digital yang kompleks. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan penggunaan analisis netnografi dalam mengkaji fenomena performative grief, serta dalam memperluas pemahaman mengenai relasi antara ekspresi emosi, media sosial, dan pembentukan karakter Generasi Z dalam budaya digital.
- Research Article
- 10.31294/jkom.v17i1.12391
- Mar 21, 2026
- Jurnal Komunikasi
- Nabilah + 4 more
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Humas DPRD Provinsi Banten dalam menghadapi krisis kepercayaan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, serta analisis dokumen berupa siaran pers, konten media sosial, dan pemberitaan media. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas DPRD Provinsi Banten menerapkan strategi komunikasi melalui publikasi kinerja, pemanfaatan media lokal dan digital, serta komunikasi dialogis dengan masyarakat. Strategi tersebut dinilai cukup efektif dalam merespons krisis reputasi, meskipun masih terdapat persepsi publik terkait kurangnya transparansi dan kejelasan informasi. Penelitian ini menegaskan bahwa konsistensi antara pesan komunikasi dan tindakan nyata menjadi faktor kunci dalam membangun kembali kepercayaan publik secara berkelanjutan
- Research Article
- 10.31294/jkom.v17i1.12423
- Mar 13, 2026
- Jurnal Komunikasi
- Tasya + 2 more
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya konflik ekonomi dalam keluarga yang berpotensi memengaruhi keharmonisan hubungan serta pola komunikasi antaranggota keluarga. Ketidakstabilan pendapatan, meningkatnya kebutuhan rumah tangga, dan tekanan finansial sering memicu kesalahpahaman serta ketegangan dalam komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi yang digunakan keluarga dalam menghadapi konflik ekonomi serta mengetahui faktor penghambat yang memengaruhi proses komunikasi tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian merupakan pasangan suami-istri yang mengalami konflik ekonomi dalam kehidupan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang muncul cenderung mengarah pada pola komunikasi konsensual dan pluralistik, di mana pasangan berusaha berdiskusi, bermusyawarah, dan mencari solusi bersama. Namun, proses komunikasi tidak selalu berjalan efektif karena adanya faktor penghambat, seperti minimnya waktu untuk berkomunikasi, kondisi emosi yang tidak stabil, tekanan ekonomi akibat ketidakstabilan penghasilan, perbedaan cara pandang, dan gaya komunikasi pasangan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi terbuka dan saling memahami menjadi kunci dalam meredakan konflik ekonomi, meskipun efektivitasnya dipengaruhi oleh kemampuan pasangan dalam mengendalikan emosi dan membangun kepercayaan satu sama lain.
- Research Article
- 10.31294/jkom.v17i1.12437
- Mar 12, 2026
- Jurnal Komunikasi
- Ima Novita Sari + 2 more
Perkembangan industri kedai kopi di Indonesia menjadikan coffee shop tidak hanya sebagai tempat menikmati minuman, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial antara barista dan pelanggan. Dalam konteks pelayanan, komunikasi interpersonal barista berperan penting dalam membangun hubungan dengan pelanggan sekaligus membentuk personal branding. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi interpersonal barista kepada pelanggan serta bagaimana komunikasi tersebut membentuk personal branding barista di Memory Coffee Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap barista dan pelanggan. Data dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal barista berlangsung melalui komunikasi verbal dan nonverbal seperti sapaan ramah, percakapan ringan, penggunaan bahasa yang sopan, kontak mata, senyuman, serta sikap pelayanan yang responsif. Interaksi yang terjadi secara berulang membentuk persepsi pelanggan terhadap karakter barista sebagai individu yang ramah, komunikatif, dan profesional dalam memberikan pelayanan.
- Research Article
- 10.31294/jkom.v16i2.12197
- Mar 1, 2026
- Jurnal Komunikasi
- Fersianus Waku + 1 more
Perkembangan media sosial telah mengubah cara komunikasi politik dari satu arah menjadi interaktif, memunculkan figur-figur non-formal seperti influencer sebagai aktor utama dalam pembentukan opini publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Fedi Nuril sebagai influencer dalam membentuk persepsi politik publik selama masa kampanye Pilpres 2024 di platform X (dulu Twitter). Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui analisis isi unggahan Fedi Nuril. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fedi Nuril memainkan peran sebagai opinion leader dalam kerangka teori Two-Step Flow of Communication. Dia menggunakan simbol-simbol bahasa yang bersifat konotatif, sarkastik, dan ambiguitas yang mudah dikenali konteksnya untuk membangun kritik politik yang tersebar luas di ruang digital. Respons pengikut menunjukkan keterlibatan aktif dalam diskursus politik, meskipun interaksi tersebut tidak selalu menghasilkan kualitas argumentasi yang tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaruh influencer sangat nyata dalam membentuk persepsi politik, namun efektivitas dan dampaknya sangat bergantung pada kualitas narasi, karakter audiens, dan ekosistem digital yang mendukung literasi politik. Diperlukan regulasi dan kesadaran etis agar komunikasi politik digital dapat berlangsung secara bertanggung jawab dan inklusif.
- Research Article
- 10.31294/jkom.v16i2.12073
- Feb 24, 2026
- Jurnal Komunikasi
- Ni Kadek Arum Aprillia Kanda + 1 more
Penelitian ini menganalisis strategi gamifikasi “Hidden Gems” pada Instagram @dstillvbali untuk memperkuat brand awareness. Dengan metode kualitatif deskriptif studi kasus, data diperoleh melalui wawancara, observasi Reels dan Stories, serta dokumentasi insight. Hasil menunjukkan pola clue-to-hunt efektif menembus batasan algoritma dengan menciptakan urgensi psikologis yang mengubah audiens menjadi partisipan aktif. Konten Reels menghasilkan jangkauan organik lebih tinggi dibanding katalog produk, sekaligus meningkatkan brand recall dan konversi digital-to-offline berupa kunjungan ke gerai. Studi ini menawarkan model taktik pemasaran organik yang adaptif bagi UMKM ritel di tengah restriksi periklanan yang ketat.
- Research Article
- 10.31294/jkom.v16i2.12119
- Feb 19, 2026
- Jurnal Komunikasi
- Edi Wijaya + 2 more
Penelitian ini menganalisis strategi Hubungan Masyarakat (PR) dalam mengatasi krisis periklanan di Radio P2SC, salah satu stasiun radio AM tertua yang berlokasi di Jakarta Pusat. Menyusul transformasi digital media dan pergeseran pola konsumsi audiens ke platform online, pendapatan iklan radio mengalami penurunan yang signifikan. Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, memanfaatkan data yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan manajemen dan pendengar Radio P2SC. Analisis didasarkan pada model strategi yang diusulkan oleh Rickhard Andersson (2024), yang meliputi strategi terserap, disengaja, deliberatif, dan abstrak. Temuan menunjukkan bahwa Radio P2SC belum menerapkan strategi PR yang sistematis, khususnya dalam aspek keterlibatan digital dan kolaborasi pihak ketiga. Aktivasi media sosial dan kegiatan komunitas masih sporadis. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya mengadopsi strategi komunikasi digital dan kemitraan publik untuk meningkatkan citra dan daya saing radio di era konvergensi media