Year Year arrow
arrow-active-down-0
Publisher Publisher arrow
arrow-active-down-1
Journal
1
Journal arrow
arrow-active-down-2
Institution Institution arrow
arrow-active-down-3
Institution Country Institution Country arrow
arrow-active-down-4
Publication Type Publication Type arrow
arrow-active-down-5
Field Of Study Field Of Study arrow
arrow-active-down-6
Topics Topics arrow
arrow-active-down-7
Open Access Open Access arrow
arrow-active-down-8
Language Language arrow
arrow-active-down-9
Filter Icon Filter 1
Year Year arrow
arrow-active-down-0
Publisher Publisher arrow
arrow-active-down-1
Journal
1
Journal arrow
arrow-active-down-2
Institution Institution arrow
arrow-active-down-3
Institution Country Institution Country arrow
arrow-active-down-4
Publication Type Publication Type arrow
arrow-active-down-5
Field Of Study Field Of Study arrow
arrow-active-down-6
Topics Topics arrow
arrow-active-down-7
Open Access Open Access arrow
arrow-active-down-8
Language Language arrow
arrow-active-down-9
Filter Icon Filter 1
Export
Sort by: Relevance
  • Research Article
  • 10.33365/jtst.v6i1.4846
SISTEM OTOMATISASI AEROPONIK INDOOR PADA TANAMAN SAWI BERBASIS INTERNET OF THINGS
  • Jan 14, 2025
  • Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam
  • Abdul Hannan + 2 more

Abstract The increasing global population growth poses serious challenges in meeting the world's food needs, and one promising solution is to increase productivity and efficiency in agriculture through Internet of Things (IoT) technology. In order to achieve this, this study aims to develop and implement an Internet of Things (IoT)-based automation system for indoor aeroponic farming, specifically designed to cultivate mustard flowers, utilizing advanced LED Grow Light technology for optimal growth conditions, a capacitive soil moisture sensor to detect uneven condensation of nutrients, and a pH sensor to maintain the balance of nutrient solution. The NodeMCU ESP32 microcontroller, alongside the Arduino platform, serves as the central control unit of the system, autonomously monitoring and regulating the growth environment. The findings demonstrate how effectively this technology can detect and adjust plant growth parameters, such as air temperature (99.24%), water temperature (98.63%), nutrient content (96.50%), water height (94.20%), and water pH (98.88%). In addition, the system successfully provides lighting using an L.E.D. Grow Light that is on for 12 hours every day, and effectively detects condensation unevenness, which then provides notifications via Telegram. The increased efficiency achieved by this system shows great potential in supporting efforts to fulfil global food needs through IoT technology. Keywords: Aeroponics, IoT, LED Grow Light, pH Sensor, Agriculture Automation. Abstrak Pertumbuhan populasi global yang terus meningkat menimbulkan tantangan serius dalam memenuhi kebutuhan pangan dunia, dan salah satu solusi yang menjanjikan adalah dengan meningkatkan produktivitas serta efisiensi dalam pertanian melalui teknologi Internet of Things (IoT). Untuk mencapai hal ini, penelitian difokuskan pada pengembangan dan penerapan sistem aeroponik dalam ruangan berbasis IoT yang bertujuan untuk meningkatkan budidaya tanaman sawi, dengan memanfaatkan LED Grow Light untuk pencahayaan optimal, capacitive soil moisture sensor untuk mendeteksi ketidakmerataan pengembunan nutrisi, serta sensor pH untuk menjaga keseimbangan larutan nutrisi. Sistem ini menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP32 dan Arduino sebagai pusat kendali untuk memantau dan mengontrol lingkungan tumbuh secara otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu memantau dan mengendalikan kondisi tanaman dengan akurasi tinggi, seperti suhu udara (99,24%), suhu air (98,63%), kandungan nutrisi (96,50%), tinggi air (94,20%), dan pH air (98,88%). Selain itu, sistem ini berhasil memberikan pencahayaan menggunakan LED Grow Light yang menyala selama 12 jam setiap hari, serta mendeteksi ketidakmerataan pengembunan dengan efektif, yang kemudian memberikan notifikasi melalui Telegram. Peningkatan efisiensi yang dicapai oleh sistem ini menunjukkan potensi besar dalam mendukung upaya pemenuhan kebutuhan pangan global melalui teknologi IoT. Kata Kunci: Aeroponik, IoT, LED Grow Light, Sensor pH, Otomatisasi Pertanian.

  • Research Article
  • 10.33365/jtst.v6i1.4855
SISTEM REKOMENDASI JENJANG DAN PEMINATAN SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT ATAS MENGGUNAKAN METODE TOPSIS
  • Jan 14, 2025
  • Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam
  • Ellok Ananda Madya Pratiwi

Dalam kehidupan, manusia beriringan dengan sebuah pilihan. Pilihan yang nantinya akan menentukan alur hidup seorang manusia selanjutnya. Hal ini dialami oleh siswa kelas 9 di SMP Negeri 11 Malang. Mereka dihadapkan oleh beberapa pilihan dalam menentukan jenjang sekolah lanjutan serta peminatan yang nantinya akan dipilih. Tujuan dari penelititan ini yaitu menghasilkan suatu Sistem Rekomendasi Jenjang dan Peminatan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas Menggunakan Metode TOPSIS yang diharapkan dapat memberikan rekomendasi jenjang dan peminatan kepada siswa. Kriteria yang digunakan untuk jenjang yaitu akademik, non akademik, ketersediaan jurusan, ketertarikan siswa terhadap jenjang, dan jarak. Sementara kriteria untuk peminatan yaitu kesesuaian dengan minat, dukungan orangtua, relevansi dengan masa depan, dan potensi karir. Metode TOPSIS dipilih karena kemampuannya dalam menilai dan membandingkan beberapa alternatif berdasarkan kedekatanya terhadap Solusi ideal positif. Berdasarkan pengujian metode didapat hasil 84,62% sistem memberikan rekomendasi yang sesuai dengan keinginan siswa.

  • Research Article
  • 10.33365/jtst.v6i1.4842
SISTEM PEMETAAN DAN KLASTERISASI TPS DI KOTA MALANG DENGAN ALGORITMA K-MEANS++
  • Jan 14, 2025
  • Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam
  • Ardhea Dwi Cahyani

Sampah merupakan salah satu permasalahan penting yang terus meningkat seiring bertambahnya penduduk. Kota Malang sebagai wilayah yang padat penduduk dan menjadi pusat pendidikan menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah. DLH Kota Malang hanya memiliki 45 truk pengangkut sampah yang melayani 64 TPS. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem pemetaan dan klasterisasi TPS menggunakan algoritma K-Means++ dengan tiga parameter yaitu, volume sampah, jarak ke TPA, dan rata-rata jarak untuk melihat kedekatan antar TPS. K-Means++ menjadi solusi dari kelemahan K-Means yang memiliki ketergantungan pada pemilihan centroid secara acak. Berdasarkan hasil pengujian blackbox menunjukkan bahwa sistem dapat berjalan sesuai skenario dan fungsi aplikasi beroperasi dengan baik. Pengujian menggunakan Silhouette score menghasilkan nilai 0,31 yang menunjukkan bahwa clustering cukup baik meskipun masih ada potensi untuk meningkatkan pemisahan antar cluster. Saran pengembangan meliputi fine-tining berupa inisialisasi centroid dan preprocessing data. Selain itu, pengembangan aplikasi berbasis android juga disarankan untuk memudahkan akses bagi petuga DLH Kota Malang.

  • Research Article
  • 10.33365/jtst.v6i1.4843
EKSPLORASI POLA PENJUALAN PRODUK BASIC MENGGUNAKAN ALGORITMA FP-GROWTH PADA PAKET BUNDLING
  • Jan 14, 2025
  • Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam
  • Marie Pangestu

Toko Hijab Zoya hadir sejak tahun 2005 untuk memberikan inovasi baru pada desain hijab serta busana muslimnya dari desainer-desainer terbaik Indonesia. Zoya menawarkan berbagai macam produk, salah satunya yaitu produk basic. Produk basic merupakan produk yang memiliki fungsi dasar untuk kegiatan sehari hari tanpa mengikuti tren dan musim yang membuat produk ini pasti terbeli setiap periodenya. Namun dari data penjualan didapatkan hasil analisis dimana penjualan produk basic belum mencapai target penjualan yaitu 150-160 produk. Oleh karena itu, toko hijab zoya perlu menginovasikan strategi penjualan paket bundling untuk produk basic yang berbasis website menggunakan algoritma FP-Growth yang memiliki aksesibilitas dan pemeliharaan yang mudah serta cocok untuk pemilihan kandidat item dari pola kebiasaan pembelian produk oleh konsumen agar toko hijab zoya dapat menentukan item kandidat untuk dibundlingkan. Hasil dari perhitungan minimum support 0.04 dan minimum confidence 0.07 menghasilkan 21 aturan asosiasi dengan kombinasi item marsha hl casual dengan warna silver grey dan black yang memiliki nilai confidence sebesar 0.47.

  • Research Article
  • 10.33365/jtst.v6i1.4913
DESAIN SISTEM PREDIKSI POTENSI BENCANA ALAM (SIPEBALAM) KABUPATEN BANYUASIN PROVINSI SUMATERA SELATAN
  • Jan 14, 2025
  • Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam
  • Kurniati Kurniati

Abstract Banyuasin Regency has about 80% of its territory in the form of wetlands, which makes most of its area vulnerable to disasters, especially climate-related disasters such as floods, droughts, tornadoes, and fires. Therefore, it is important to know the severity of the disaster so that the community can implement effective countermeasures to minimize losses. This study uses the Naive Bayes classification method, which is known to have high accuracy. The development of the system is carried out using the waterfall method. This research resulted in an design of a prediction system for potential natural disasters in Banyuasin Regency, South Sumatra Province. This system displays the categories of disaster severity, namely mild, moderate, and severe so that it can assist the Regional Disaster Management Agency (BPBD) in improving the efficiency of resource allocation and determining the right handling steps. Keywords: Classification, Disaster Severity, NaĂŻve Bayes, Waterfall, Banyuasin Abstrak Kabupaten Banyuasin memiliki sekitar 80% wilayahnya berupa lahan basah, yang menyebabkan sebagian besar wilayahnya rentan terhadap bencana, terutama bencana terkait iklim seperti banjir, kekeringan, angin puting beliung, dan kebakaran. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tingkat keparahan bencana agar masyarakat dapat menerapkan langkah-langkah penanggulangan yang efektif untuk meminimalkan kerugian. Penelitian ini menggunakan metode klasifikasi Naive Bayes, yang dikenal memiliki akurasi tinggi. Pengembangan sistem dilakukan dengan metode waterfall. Penelitian ini menghasilkan desain sistem prediksi potensi bencana alam di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Sistem ini menampilkan kategori tingkat keparahan bencana, yaitu ringan, sedang, dan berat, sehingga dapat membantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam meningkatkan efisiensi alokasi sumber daya dan menentukan langkah penanganan yang tepat. Kata Kunci: Klasifikasi, Tingkat Keparahan Bencana, NaĂŻve Bayes, Waterfall, Banyuasin

  • Journal Issue
  • 10.33365/jtst.v6i1
  • Jan 14, 2025
  • Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam

  • Research Article
  • 10.33365/jtst.v5i2.4575
APPLICATION OF AUGMENTED REALITY TECHNOLOGY AS A LEARNING MEDIA
  • Aug 2, 2024
  • Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam
  • Muhammad Mahrus Ali

Augmented Reality (AR) is a concept of combining virtual reality with world reality. The benefits of technology at this time have greatly influenced human life, with the creation of sophisticated machines or tools that humans use to achieve human needs. Augmented Reality is an environment that incorporates virtual 3D objects into a real environment. Augmented Reality is growing very rapidly so that it supports the development of this application in various fields including learning media. Elementary school students find it difficult to understand the material of geometry, because without teaching aids students are only able to imagine or imagine the object of the geometry. Because this requires a learning application for geometry by applying Android-based Augmented Reality technology that can display 3d space shapes along with elements and formulas that apply to the material. Seeing these objectives, the researcher took the type of Research and Development Method or what in English is called R&D (Research and Development), which is a method used to produce a certain product and test the effectiveness of the product (Sugiyono, 2009: 297). The calculation method uses the one-way ANOVA method. The trial was carried out at SD Islam Pasuruan. It was tested on students in grades VI A and B and 18 participants were taken randomly and divided into 3 groups consisting of 6 students in each group. The results obtained from the calculation analysis using one-way Anova with F_count = 4.68 greater than F table = 3.68 with a significant level of 5% (0.05). Furthermore, the Scheffe test was performed to compare the values between groups. With the results, the first group (5.30) has a greater value than the second (2.65) and third (2.652) groups. This application can be installed and running on all types of android used in testing, and the recommended best distance between mobile devices to detect markers is 40 cm - 90 cm for all marker sizes, namely 10 cm, 15 cm and 20 cm in size.

  • Journal Issue
  • 10.33365/jtst.v5i2
  • Aug 2, 2024
  • Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam

  • Open Access Icon
  • Research Article
  • 10.33365/jtst.v4i1.2209
PENERAPAN PENJADWALAN PAKAN IKAN HIAS MOLLY MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ARDUINO UNO DAN SENSOR RTC DS3231
  • Feb 27, 2023
  • Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam
  • Selamet Samsugi

Pemberian pakan secara konvensional memiliki beberapa kekurangan seperti tidak teraturnya pemberian pakan, selain itu juga dapat berlebihan saat pemberian pakan ikan. Hal ini dapat menyebabkan penyakit seperti lipidosis hati dan membuat ikan stre. Dengan demikian, maka pemberian pakan pada ikan molly harus benar benar di perhatikan. Salahsatu yang dapat dilakukan adalah dengan membuat system otomatis dengan pengaturan interval waktu pemberian pakan. Alat yang dihasilkan adalah untuk pemberian pakan pada ikan molly namun dapat juga digunakan pada semua jenis ikan hias.dalam mengatur penjadwalan pemberian pakan ikan dapat dilakukan secara teratur pada waktu pagi hari yaitu pukul 08.00 dan sore hari pukul 16.00. Penjadwalan alat ini menggunakan RTC DS3231 untuk mengatur waktu. RTC DS3231 memberi sinyal kepada mikrokontoler arduino uno sebagai kendali untuk mengendalikan motor servo agar dapat membuka dan menutup sesuai waktu yang telah diatur agar pakan yang dikeluarkan sesuai dengan takaran Dengan adanya alat ini semoga dapat mempermudah para pembudidaya ikan hias dalam pemberian pakan dengan terjadwal. Kata kunci : Ikan Molly, Arduino, motor servo, RTC DS3231, penjadwalan

  • Open Access Icon
  • Research Article
  • 10.33365/jtst.v4i1.2304
LITERATURE REVIEW : SMART HOME BASED ON IOT FOR SECURITY SYSTEM
  • Feb 27, 2023
  • Jurnal Teknologi dan Sistem Tertanam
  • Baltra Agusti Pramajuri + 3 more

Security is an important aspect that must be considered from a house, building, and environment. The purpose is to avoid various types of crime such as theft and robbery that can cause loss. In various regions in Indonesia, the rate of theft and robbery is still high, so a good security system is needed so that cases of theft and robbery can be avoided as early as possible. In the era of technology that is developing so rapidly nowadays, there are many breakthroughs in security systems for homes, buildings, and environments that utilize technology, one of which is a security system based on IoT (Internet of Things). In this paper will focus on reviewing the concepts applied by several previous papers relating to security systems for homes, buildings and the environment. Then the results of the review can obtain appropriate and relevant concepts to be applied for home security systems with minimal internet network conditions.