Year Year arrow
arrow-active-down-0
Publisher Publisher arrow
arrow-active-down-1
Journal
1
Journal arrow
arrow-active-down-2
Institution Institution arrow
arrow-active-down-3
Institution Country Institution Country arrow
arrow-active-down-4
Publication Type Publication Type arrow
arrow-active-down-5
Field Of Study Field Of Study arrow
arrow-active-down-6
Topics Topics arrow
arrow-active-down-7
Open Access Open Access arrow
arrow-active-down-8
Language Language arrow
arrow-active-down-9
Filter Icon Filter 1
Year Year arrow
arrow-active-down-0
Publisher Publisher arrow
arrow-active-down-1
Journal
1
Journal arrow
arrow-active-down-2
Institution Institution arrow
arrow-active-down-3
Institution Country Institution Country arrow
arrow-active-down-4
Publication Type Publication Type arrow
arrow-active-down-5
Field Of Study Field Of Study arrow
arrow-active-down-6
Topics Topics arrow
arrow-active-down-7
Open Access Open Access arrow
arrow-active-down-8
Language Language arrow
arrow-active-down-9
Filter Icon Filter 1
Export
Sort by: Relevance
  • Open Access Icon
  • Journal Title
  • Cite Count Icon 2
  • 10.21063/jte
Jurnal Teknik Elektro ITP
  • Feb 26, 2020
  • Jurnal Teknik Elektro ITP

  • Open Access Icon
  • Research Article
  • 10.21063/jte.2020.3133907
Rekayasa Perangkat Lunak Hemat Energi Berbasis Android Untuk Aplikasi Pemilihan Lampu Dalam Ruangan
  • Jan 31, 2020
  • Jurnal Teknik Elektro ITP
  • Perinov Perinov

Penerangan listrik merupakan salah satu sektor yang banyak mengkonsumsi energi listrik sehingga sangat memerlukan pengoptimalan dalam pemanfaatannya dan dapat memberikan penghematan energi yang besar. Adapun penelitian ini bertujuan untuk rekayasa perangkat lunak hemat energi berbasis android untuk aplikasi pemilihan lampu dalam ruangan. Dengan menggunakan perangkat lunak ini maka pengguna akan mendapatkan saran tipe lampu yang tepat untuk digunakan berdasar masukan yang diberikan. Rekayasa perangkat lunak ini dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Android Studio dengan menggunakan standar penentuan kebutuhan luminansi berdasarkan luas dan kondisi ruangan. Hasil penelitian ini menghasilkan sebuah model perangkat lunak hemat energi berbasis android untuk aplikasi pemilihan lampu dalam ruangan yang dapat berguna bagi untuk penghematan energi.

  • Open Access Icon
  • Research Article
  • Cite Count Icon 2
  • 10.21063/jte.2020.3133903
Teknologi Deteksi dan Diagnosis Kerusakan pada PLTS: Review
  • Jan 31, 2020
  • Jurnal Teknik Elektro ITP
  • Taufal Hidayat

Perkembangan yang signifikan dari pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi alternatif pengganti sumber energi fosil telah membuat pentingnya ada model rancangan sistem deteksi dan monitoring yang baik guna menghindari terjadinya kerusakan pada PLTS tersebut. Beragam teknik deteksi dan monitoring telah dikembangkan dalam berbagai literatur. Artikel ini mereview dan menganalisis berbagai kerusakaan yang mungkin terjadi pada PLTS dan berbagai teknologi deteksi yang dapat diterapkan untuk menghindari kemungkinan terjadi kerusakan serius pada PLTS.

  • Open Access Icon
  • Research Article
  • 10.21063/jte.2020.3133906
Perancangan Kemudi Kendaraan Listrik Penghindar Halangan Menggunakan Kontrol Logika Fuzzy
  • Jan 31, 2020
  • Jurnal Teknik Elektro ITP
  • Desky Pratama

Seiring dengan berkembangnya mobil listrik, banyak perusahaan-perusahaan ternama sedang membuat mobil listrik dapat bergerak sendiri (autopilot). Hal ini dilakukan untuk membantu pengemudi dalam menunjukkan arah dan meringankan beban pengemudi. Artikel ini berfokus dalam perancangan sistem kemudi pada mobil listrik yang dapat menghindari halangan. Perencanaan gerak untuk kendaraan otomatis adalah prosedur untuk menemukan jalan dari posisi awal ke keadaan akhir, sambil menghindari benturan dengan rintangan. Sensor yang digunakan untuk menghindari adanya rintangan adalah sensor ultrasonik. Ultrasonik sangat efektif dapat mendeteksi benda dari jarak 2 cm – 3 m, sensor tersebut terpasang lima buah di depan mobil sebagai navigasi. Pada saat terdeteksi adanya halangan sensor akan memberikan sinyal untuk memerintahkan sistem kemudi berbelok. Sistem kemudi yang terpasang dirancang secara electric power steering. Agar sistem kemudi dapat berbelok dengan baik, maka metode yang dipakai menggunakan pengontrolan logika fuzzy. Pengontrolan tersebut berfungsi untuk melihat kondisi halangan di depannya dan memberikan keputusan untuk kemudi berbelok ke kanan atau berbelok ke kiri.

  • Open Access Icon
  • Research Article
  • 10.21063/jte.2020.3133905
Pengaruh Penerimaan Intensitas Cahaya Pada Gerak Robot Line Follower Menggunakan Sel Surya
  • Jan 31, 2020
  • Jurnal Teknik Elektro ITP
  • Try Fajriah

Robot line follower merupakan robot yang dirancang untuk membantu pekerjaan manusia. Pada penelitian ini, robot line follower yang dibangun terdiri dari 8 sensor pembaca garis, dan menggunakan Arduino Mega 2560, aktuator motor servo continous dan pensuplaian yang berasal dari sel surya. Sel surya yang digunakan adalah jenis polycrystalline dengan kapasitas daya sebesar 20W. Berdasarkan hasil pengujian penggunaan catu daya dari sel surya, menunjukkan bahwa nilai intensitas cahaya matahari yang didapatkan adalah rata-rata antara 48.940 lux dan 55.453 lux. Kemudian jika nilai intensitas cahaya matahari didapati dibawah 15.000 lux maka robot line follower tidak mampu untuk bergerak karena nilai intensitas cahaya matahari yang diterima mesti berkisar antara 40.000 - 83.000 lux.

  • Open Access Icon
  • Research Article
  • Cite Count Icon 2
  • 10.21063/jte.2020.3133901
Analisa Pengecekan Peralatan Arrester Menggunakan Thermovisi pada Bay Indarung 1 Gardu Induk Pauh Limo
  • Jan 31, 2020
  • Jurnal Teknik Elektro ITP
  • Sitti Amalia

Pemanasaan ( hot point ) yang terjadi pada peralatan Gardu Induk ( switchyard ) disebabkan oleh arus yang mengalir dalam konduktor akibat adanya hambatan. Bagian yang sering mengalami pemanasan adalah bagian terminal dan sambungan pada switchyard , terutama antara dua logam yang berbeda, serta penampang konduktor yang mengecil karena korosi. Tujuan penelitian ini adalah melakukan investigasi pada bagian terminal dan sambungan tersebut, dengan cara melakukan pengontrolan atau pengecekan suhunya menggunakan thermovisi . Hasil pengujian menunjukan bahwa suhu panas pada peralatan arrester pada Bay Indarung 1 Gardu Induk Pauh Limo masih berada pada kondisi normal dimana suhunya berkisar antara 20°C - 43°C. Selisih suhu antar fasa peralatan arrester pada Bay Indarung 1 Gardu Induk Pauh Limo tidak ada yang mencapai kondisi III, namun sudah ada yang mencapai kondisi I dan II sehingga perlu dilakukan rencana perbaikan guna menghindari terjadinya hubung singkat antar fasa.

  • Open Access Icon
  • Research Article
  • 10.21063/jte.2020.3133902
Kontrol Motor Induksi 1 Fasa Menggunakan Raspberry Pi
  • Jan 31, 2020
  • Jurnal Teknik Elektro ITP
  • Junaidi Asrul

Motor induksi paling banyak digunakan pada peralatan industri maupun pada peralatan rumah tangga, karena harganya relatif murah dan perawatannya juga lebih mudah, jika dibandingkan dengan jenis motor lainnya. Pada penelitian ini dilakukan suatu metoda penyalaan MOSFET (Switching MOSFET) menggunakan sebuah mini PC untuk mengontrol kecepatan dari motor induksi satu fasa. Mini PC merupakan suatu perangkat komputer dengan ukuran kecil yang memiliki sistem operasi tertentu. Salah satu perangkat mini PC adalah Raspberry Pi. Raspberry Pi memiliki fitur GPIO (general purpose input output) yang berfungsi sebagai port-port yang mengirimkan perintah sesuai instruksi atau program yang dibuat. Hasil pengujian menunjukkan mini PC sebagai pengontrol kecepatan motor induksi, dapat membuat berbagai variasi PWM (pulse width modulation) untuk penyalaan MOSFET, sehingga dapat diketahui performa dari motor induksi serta pengaruh kecepatannya terhadap variasi dari PWM yang diset pada Raspberry Pi.

  • Open Access Icon
  • Research Article
  • Cite Count Icon 1
  • 10.21063/jte.2020.3133910
Peracangan Sistem Peringatan Dini Bencana Longsor Berbasis Mobile
  • Jan 31, 2020
  • Jurnal Teknik Elektro ITP
  • Noviardi Noviardi

Jalan Lintas Sumbar-Riau merupakan daerah yang rawan akan terjadinya bencana longsor yang menyebabkan kerusakan jalan hingga banyak memakan koban jiwa. Pada artikel ini dibahas sistem peringatan dini bencana longsor berbasis mobile, yang merupakan sebuah alat yang dapat memberikan informasi terhadap pengguna aplikasi terhadap aman atau tidaknya kondisi tanah di perbukitan. Sistem ini dirancang dengan metode DSRM (Design Science Research Method) yang bertujuan untuk memberikan informasi tanda-tanda bencana longsor kepada masyarakat sehingga memberikan informasi kewaspadaan dan meminimalisir kemungkinan terjadinya korban jiwa. Dari hasil pengujian, sensor yang ditanam pada lokasi kajian, dapat memberikan informasi dengan baik tentang pergerakan tanah yang terjadi berdasarkan getaran tanah. Untuk penelitian selanjutnya diperlukan penambahan beberapa sensor pada beberapa titik lokasi tertentu sehingga informasi yang disampaikan dapat lebih informatif.

  • Open Access Icon
  • Research Article
  • Cite Count Icon 1
  • 10.21063/jte.2020.3133908
Analisis Kinerja Konverter Penaik Tegangan Dengan Menurunkan Frekuensi Pensaklaran
  • Jan 31, 2020
  • Jurnal Teknik Elektro ITP
  • Andi M Nur Putra

Konverter secara umum bekerja dengan menggunakan prinsip penyaklaran untuk memperoleh keluaran yang diinginkan. Pemilihan kendali dalam kerja konverter sangat menentukan dalam mendapatkan keluaran yang optimal. Variabel riak dan eror pada keluaran konverter merupakan parameter yang perlu dianalisis untuk mengetahui kinerjanya. Kendali hibrid merupakan jenis kendali yang dapat mengatur proses penyaklaran pada konverter sehingga menghasilkan keluaran dengan riak yang kecil. Selain itu, kendali jenis ini juga membuat kerja konverter menjadi lebih ringan karena komponen saklar bekerja dengan frekeunsi penyaklaran yang rendah. Dalam paper ini kemampuan konverter untuk bekerja dengan frekuensi penyaklaran yang rendah diuji coba. Dengan menjadikan variabel riak dan eror sebagai indikator utama, konverter dioperasikan dengan frekuensi yang seminimal mungkin. Penurunan pada frekuensi penyaklaran tersebut dilakukan dengan menerapkan kendali hibrid yang menggunakan syarat batas agar dapat memperlambat terjadinya peralihan kondisi ON ke OFF saklar. Dengan menggunakan PSIM telah berhasil dilakukan uji coba dimana dalam kondisi normal konverter beroperasi pada frekeunsi penyaklaran 70 kHz yang memberikan keluaran dengan riak sebesar 0,4 % dan eror sebesar 0,2 %. Kemudian konverter diuji dengan menurunkan frekuensi penyaklarannya hingga menjadi 10 kHz . Penurunan frekuensi ini menyebabkan riak semakin besar namun tidak terlalu memberikan dampak terhadap eror pada keluaran konverter.

  • Open Access Icon
  • Research Article
  • Cite Count Icon 4
  • 10.21063/jte.2020.3133909
Studi Analisa Pengaruh Temperatur Dan Tekanan Udara Terhadap Rugi Daya Korona SUTT 150 kV
  • Jan 31, 2020
  • Jurnal Teknik Elektro ITP
  • Arfita Dewi

Sistem kelistrikan antar pusat-pusat pembangkit dan pusat-pusat beban pada umumnya terpisah dalam ratusan bahkan ribuan kilometer. Untuk itu di butuhkan saluran transmisi tegangan tinggi dengan tujuan untuk memperkecil kerugian kerugian yang terjadi, baik rugi-rugi energi maupun penurunan tegangan, tetapi dengan mempertinggi tengangan tentu akan menimbulkan permasalahan baru yaitu korona. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh suhu dan tekanan udara terhadap rugi rugi daya yang diakibatkan oleh korona pada SUTT 150 kV pada GI Maninjau – GI Lubuk Alung. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan didapatkan rugi-rugi daya terbesar terjadi pada saat suhu rata-rata yaitu berkisar 260-285 kW perbulan, pada suhu maksimum rugi-rugi daya yang terjadi bekisar antara 215-232 kW. Sedangkan pada suhu minimum rugi-rugi yang diakibatkan korona tidak terlalu besar yaitu 50-61 kW perbulan. Pada suhu 31,4 0 C terdapat rugi daya korona sebesar 216,294 kW, semakin besar suhu maka korona dihasilkan semakin kecil. Begitupun sebaliknya, pada suhu 30,3 0 C terdapat rugi daya korona sebesar 231,9239 kW, semakin kecil suhu maka korona semakin besar. Sedangkan pengaruh tekanan udara terhadap rugi-rugi korona adalah pada tekanan udara 75,86 cmHg dengan rugi daya korona 51,6620 kW, semakin besar tekanan udara maka korona semakin kecil begitupun sebaliknya pada tekanan udara 75,74 cmHg dengan rugi daya korona 60,5765 kW, semakin kecil tekanan udara maka korona semakin besar.