Year Year arrow
arrow-active-down-0
Publisher Publisher arrow
arrow-active-down-1
Journal
1
Journal arrow
arrow-active-down-2
Institution Institution arrow
arrow-active-down-3
Institution Country Institution Country arrow
arrow-active-down-4
Publication Type Publication Type arrow
arrow-active-down-5
Field Of Study Field Of Study arrow
arrow-active-down-6
Topics Topics arrow
arrow-active-down-7
Open Access Open Access arrow
arrow-active-down-8
Language Language arrow
arrow-active-down-9
Filter Icon Filter 1
Year Year arrow
arrow-active-down-0
Publisher Publisher arrow
arrow-active-down-1
Journal
1
Journal arrow
arrow-active-down-2
Institution Institution arrow
arrow-active-down-3
Institution Country Institution Country arrow
arrow-active-down-4
Publication Type Publication Type arrow
arrow-active-down-5
Field Of Study Field Of Study arrow
arrow-active-down-6
Topics Topics arrow
arrow-active-down-7
Open Access Open Access arrow
arrow-active-down-8
Language Language arrow
arrow-active-down-9
Filter Icon Filter 1
Export
Sort by: Relevance
  • Open Access Icon
  • Research Article
  • 10.32332/elementary.v8i2.5165
ISO 21001:2018: Upaya Mewujudkan Budaya Mutu pada IAIN Metro
  • Dec 27, 2022
  • Elementary : Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar
  • Buyung Syukron + 5 more

Abstrak
 IAIN Metro menjadi salah satu lembaga pendidikan tinggi yang memiliki urgensitas dan peran penting dalam ikut mencerdaskan pembangunan bangsa sekaligus menjadi salah satu instrumen penentu dalam mewujudkan insan pendidikan yang berakhlakul karimah. Konsistensi dan komitmen manajemen budaya mutu menjadi kata kunci bagi IAIN Metro dalam mencapai kualitas output yang dihasilkan. Artikel ini bertujuan untuk menggali informasi dan fakta melalui data-data yang ada di IAIN Metro dalam menjamin komitmen terselenggaranya budaya mutu melalui penerapan ISO 21001:2018. Metode yang digunakan dalam menggali berbagai informasi dan fakta tentang penerapan ISO 21001:2018 dalam kerangka penguatan manajemen mutu pada IAIN Metro dilakukan melalui pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pimpinan IAIN Metro, Ketua-Ketua lembaga, dan pimpinan fakultas. Untuk mendapatkan data dan informasi yang valid dan akurat, maka pengumpulan data dilakukan melalui interview, observasi dan dokumentasi, Teknik analisis data yang digunakan adalah display, data reduction, dan drawing conclussions. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ISO 21001:2018 dalam memperkuat manajemen budaya mutu di IAIN Metro dilakukan melalui Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (SMOP) dengan menerapkan model tata kelola organisasi yang berkualitas melalui sinergisitas seluruh komponen dan elemen yang ada dengan merujuk pada klausul yang diatur dalam ISO 21001:2018. Memang dalam penguatan manajemen budaya mutu pada IAIN Metro ISO 21001:2018 bukanlah satu-satunya instrumen, tapi kehadiran instrumen tersebut dirasakan mampu menjadi instrumen yang mendukung eksistensi proses, sistem, komitmen dan kebijakan yang diterapkan berdasarkan klausul yang ada pada ISO 21001:2018 tersebut.
 Kata Kunci: ISO 21001:2018, Manajemen Mutu, Budaya Mutu, SMOP

  • Open Access Icon
  • Research Article
  • 10.32332/elementary.v8i2.5074
Kesiapan Guru Sekolah Dasar Dalam Menghadapi Asesmen Nasional
  • Dec 27, 2022
  • Elementary : Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar
  • Hardhika Wahyu Dewani + 2 more

Tujuan dari penelitian ini yakni mendeskripsikan kesiapan guru sekolah dasar di Kecamatan Sambikerep dalam menghadapi Asesmen Nasional yang ditinjau dari ranah kesiapan sikap dan emosi (emotive attitudeinal readiness), kesiapan kognitif (cognitive readiness), dan kesiapan perilaku (behavioral readiness). Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Desain penelitian ini menggunakan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah guru kelas 5 SDN Made I/475 dan SDN Lontar 481. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data yang digunakan pada penelitian ini yakni teknik triangulasi metode dan triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian, kesiapan guru ditinjau dari aspek kesiapan sikap dan emosi (emotive attitudeinal readiness) dan aspek kesiapan perilaku (behavioral readiness) menyatakan bahwa guru “siap” melaksanakan Asesmen Nasional. Namun, pada aspek kesiapan kognitif (cognitive readiness) menyatakan bahwa guru “cukup siap” melaksanakan Asesmen Nasional.
 Kata kunci: kesiapan guru, asesmen nasional, sekolah dasar

  • Open Access Icon
  • Research Article
  • 10.32332/elementary.v8i2.4867
Implementasi Aplikasi Kahoot Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Era Pandemi Covid-19 Di Sekolah Dasar
  • Dec 27, 2022
  • Elementary : Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar
  • Irfan Irfan + 2 more

Abstrak
 Pembelajaran daring dengan menggunakan media monoton setiap hari dapat mengakibatkan menurunnya tingkat pemahaman siswa karena mengalami kejenuhan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana implementasi aplikasi kahoot dalam meningkatkan pemahaman siswa di era pandemi covid-19 di SD Islam Al-Fahd. Metode yang digunakan ialah kualitatif dan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumen dengan teknik analisa melalui reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau kesimpulan data. Hasil penelitian ketika diterapkan aplikasi berbasis kuis tersebut anak-anak semakin antusias baik didalam menyimak materinya ataupun didalam mengerjakan latihan. Dengan demikian bahwa ketercapaian tentang meningkatnya pemahaman siswa itu dapat tercapai dengan baik. Hal ini menunjang proses pembelajaran dengan hadirnya aplikasi tersebut dapat meningkatnya ketercapaian kompetensi-kompetensi yang hendak dicapai. Terjadi perbedaan yang signifikan dengan hadirnya aplikasi tersebut terhadap peningkatan pemahaman siswa dibandingkan dengan sebelum menggunakan aplikasi tersebut. Hal ini dapat terlihat pada nilai-nilai yang dihasilkan sebelum dan sesudah memakai aplikasi kahoot. Hal lain yang mempengaruhi semangat peserta didik tersebut adalah perolehan rangking nilai tertinggi jadi peserta didik berlomba-lomba untuk dapat memperoleh hasil/nilai yang memuaskan. Adapun kendala yang dihadapi oleh beberapa siswa ialah sinyal yang kurang stabil, PC yang meminta upgrade agar fungsi-fungsi dari PC tersebut berjalan dengan baik dan kurangnya pemahaman orang tua berkenaan dengan penggunaan aplikasi tersebut.
 Kata Kunci: Implementasi, Aplikasi Kahoot, Era Pandemi

  • Open Access Icon
  • Research Article
  • 10.32332/elementary.v8i2.5523
Model Perencanaan Sekolah Dasar Unggul di Kota Yogyakarta
  • Dec 27, 2022
  • Elementary : Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar
  • Chorun Nisa'

Tujuan penelitian ini untuk menemukan : 1) model Perencanaan 3 SD, yaitu SD Muhammadiyah Sokonandi, SD Negeri Ungaran 1, dan SD Tumbuh 2, yang ada di Kota Yogyakarta; 2) keunggulan-keunggulan pada ketiga SD; Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi. Tempat penelitian di Sekolah Dasar Unggul, SD Muhammadiyah Sokonandi, SD Negeri Ungaran, dan SD Tumbuh 2. Informan penelitian adalah kepala sekolah, guru, karyawan dan komite sekolah. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif menggunakan model Miles dan Huberman. Pengujian keabsahan data dengan perpanjangan pengamatan dan triangulasi. Hasil penelitian menemukan bahwa: 1) ketiga SD menggunakan model perencanaan yang berbeda, SD Muhammadiyah Sokonandi dengan Ormas, SD Negeri Ungaran 1 dengan Pemerintah, dan SD Tumbuh 2 dengan yayasan edukasi anak nasional (YEAN) yang kerjasama dengan cambridge. 2) Disamping perbedaan Perencanaan sekolahnya, juga berbeda status sekolahnya (swasta dan negeri), yayasan sekolahnya, kerjasama sekolahnya. 3) Ketiga SD Unggul dengan akreditasi A, prestasi akademik dan kegiatan ekstrakurikulernya bagus. SD Muhammadiyah Sokonandi memiliki keunggulan sekolah, banyaknya siswa dan pendidikan akhlak siswa. SD Negeri Ungaran 1, memiliki keunggulan, sebagai Pembina sekolah, berhak melakukan pembinaan SD. Sedangkan SD Tumbuh 2 memiliki keunggulan program Museum Seni Budaya dan kerjasama dengan Cambridge Internationale Primary Program (CIPP), Inggris.

  • Open Access Icon
  • Research Article
  • 10.32332/elementary.v8i2.4852
Power Point sebagai Media Penanaman Moral untuk Anak Usia Dini di Era Society 5.0
  • Dec 27, 2022
  • Elementary : Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar
  • Rahimah Ulfah Harahap

Abstrak
 Perkembangan zaman yang semakin hari semakin berbasis teknologi harus mampu disikapi dengan bijaksana. Tantangan terbesar dalam perkembangan zaman ini ditandai dengan adanya perubahan paradigma terhadap sesuatu hal, misalnya tentang moral. Salah satu sikap mendasar yang harus dimiliki seorang anak adalah dengan memiliki moral yang baik sebagai Hamba Allah SWT, anggota keluarga dan juga anggota masyarakat. Usia dini merupakan saat yang paling baik untuk menanamkan dasar-dasar moral. Maka seorang guru pendidikan anak usia dini harus mampu menghadirkan media pembelajaran untuk anak usia dini agar mereka tertarik untuk belajar, salah satunya yaitu menggunakan media power point. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan power point sebagai media pembelajaran penanaman moral untuk anak usia dini. Penelitian ini menggunakan model Robert Maribe Branch yaitu analysis, design, development, implementation dan evaluation. Hasil validasi oleh ahli media dan ahli materi diperoleh hasil rata-rata yaitu 94,05%. Sedangkan hasil uji coba pada anak di RA Al-Furqon Kabupaten Deli Serdang diperoleh hasil rata-rata 91,7%. Dapat disimpulkan bahwa power point ini ini dikatakan valid dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran penanaman moral untuk anak usia dini.
 
 Kata kunci: power point; penanaman moral; anak usia dini

  • Open Access Icon
  • Research Article
  • 10.32332/elementary.v8i2.4821
Blended Learning vs Hybrid Learning: Perspektif Guru tentang Pembelajaran di Sekolah Dasar Pasca-COVID-19
  • Dec 27, 2022
  • Elementary : Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar
  • Elfia Sukma + 2 more

Abstrak
 Selain perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, pandemi COVID-19 memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendidikan. Proses pembelajaran secara cepat berubah dari pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh online sehingga guru dan siswa, siap atau tidak harus menggunakan perangkat teknologi dalam pembelajaran. Meskipun terlalu dini untuk menilai dampak jangka panjang COVID-19 dalam pendidikan, saat ini Pandemi sudah menunjukkan titik akhir. Para peneliti sudah mulai melihat dampak pandemi terhadap pendidikan di masa depan. Metode pembelajaran yang memungkin muncul untuk diprediksi dapat digunakan untuk pendidikan di masa depan, di antaranya adalah Online Learning, Blended Learning dan Hybrid Learning. Apakah metode tersebut siap digunakan oleh guru dan siswa? Apakah metode pembelajaran bisa saja kembali pada masa sebelum Pandemi? Berdasarkan hal itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat guru mengenai pembelajaran pasca pandemi di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survei dengan menggunakan instrumen berupa angket. Jumlah responden yang mengisi angket adalah 83 orang responden. Responden merupakan guru Sekolah Dasar di Sumatera Barat. Data angket dianalisis dengan mendeskripsikan temuan-temuan yang diperoleh yang dideskripsikan melalui statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat ini di tingkat sekolah dasar pembelajaran dilakukan secara tatap muka (67,5%). Berdasarkan pendapat guru, pandemi COVID-19 lebih cenderung menimbulkan efek negatif dibandingkan efek positif dan mayoritas guru berhadap pembelajaran setelah pandemi kembali dengan metode lama yaitu pembelajaran tatap muka tetapi masih memanfaatkan teknologi agar pembelajaran lebih menarik.
 Kata kunci: Blended Learning, Hybrid Learning, Pembelajaran di Sekolah Dasar

  • Open Access Icon
  • Research Article
  • 10.32332/elementary.v8i2.5201
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Minat Belajar Peserta didik pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar
  • Dec 27, 2022
  • Elementary : Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar
  • Irmawati M + 2 more

Abstrak
 Penggunakan model pembelajaran dalam proses pembelajaran sangat penting karena sangat menentukan kualitas pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah minat belajar siswa dipengaruhi oleh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimental dengan menggunakan desain one-group pretest-posstest. Sampel penelitian ini adalah 28 anak kelas 3 SD di Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan. Data hasil penelitian dikumpulkan dengan menggunakan angket minat belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan minat belajar peserta didik pada saat prestest memperoleh nilai rata-rata adalah 47,10 dan minat belajar pada saat posstest adalah 56,25. Peningkatan minat belajar sebelum dan setelah penerapan model Problem Bassed Learning berdasarkan uji gain sebesar 0,4 berada dalam kategori sedang. Hasil uji Z (Wilcoxon) diperoleh signifikansi 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa model Problem Bassed Learning berpengaruh terhadap minat belajar peserta didik pada pembelajaran tematik di sekolah dasar.
 Kata Kunci: Problem Based Learning, minat belajar

  • Open Access Icon
  • Research Article
  • 10.32332/elementary.v8i2.4563
Analisis Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menciptakan Lingkungan Belajar di SD Negeri 2 Sari Bakti Kec. Seputih Banyak
  • Dec 27, 2022
  • Elementary : Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar
  • Ahmad Bustomi + 3 more

Abstrak
 Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan upaya guru pendidikan agama Islam dalam menciptakan lingkungan belajar di SD Negeri 2 Sari Bakti Kec. Seputih Banyak. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif lapangan. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder dengan beberapa objek diantaranya kepala sekolah, guru pendidikan agama Islam, dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh guru pendidikan agama Islam dalam menciptakan lingkungan belajar di SD Negeri 2 Sari Bakti Kec. Seputih Banyak adalah merencanakan kegiatan pembelajaran dengan baik dan sungguh-sungguh yang tertulis maupun tidak tertulis, menata lingkungan fisik, dan menata lingkungan nonfisik.
 Kata kunci: Upaya Guru Pendidikan Agama Islam, Lingkungan Belajar, Perencanaan Pembelajaran, Sarana dan Prasarana

  • Open Access Icon
  • Journal Issue
  • 10.32332/elementary.v8i2
  • Dec 27, 2022
  • Elementary : Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar