- Research Article
- 10.24843/bf.2025.v26.i02.p07
- Aug 21, 2025
- BULETIN FISIKA
- Ahmad Faruq Abdurrahman + 2 more
Textile wastewater represents one of the world's largest aquatic pollutants due to industrial activities. Ozonation, an advanced oxidation process (AOP), serves as a cost-effective wastewater treatment method. This study compares emission spectra from series and parallel-configured dielectric barrier discharge (DBD) reactors and correlates them with ozone production for textile wastewater treatment. The discharge emission spectrum (OES) was analyzed to identify reactive species, while ozone concentration was quantified via titration. Ozonation was applied for 0–60 minutes, monitoring absorbance, dissolved oxygen (DO), total dissolved solids (TDS), total suspended solids (TSS), and conductivity. OES analysis revealed higher emission intensities of OH radicals and N₂ in the series configuration versus parallel, indicating enhanced plasma reactivity. Consequently, the series configuration yielded superior ozone production, achieving 53.14% degradation efficiency after 60 minutes. Significant reductions in absorbance, TDS, TSS, and conductivity occurred alongside increased DO. Longer treatment durations improved degradation efficiency.
- Research Article
- 10.24843/bf.2025.v26.i02.p05
- Aug 13, 2025
- BULETIN FISIKA
- Vanis Aisyah Ayu Sugiarti + 3 more
Breast cancer has the highest prevalence and mortality rates among cancers in Indonesia, largely due to delayed diagnosis. One of the major challenges is the poor quality of medical images used for early detection. This study aims to improve the quality of images in the important area of the skin around breast cancer patients using Light Detection and Ranging (LiDAR) data by combining methods to enhance contrast and reduce noise. A total of 80 image data (40 cancer anomalies and 40 normal without cancer) and utilized MATLAB software version 24.1.0.2537033 (R2024a) for image processing, starting from increasing CNR and increasing SNR to semi-automatic ROI masking. The results showed that there was a significant increase in CNR values (an average of 38%) and SNR (an average of 42%). These results are supported by a paired T-test, which shows a significant difference between pre- and post-processed images, both in CNR α < 0.0001 and SNR α < 0.0001 parameters. These findings support the claim that image quality improvement is not only visually evident but also statistically evident. This study proves that the method used is effective in improving image quality and shows that LiDAR data has great potential in medical imaging systems.
- Research Article
- 10.24843/bf.2025.v26.i01.p04
- Feb 28, 2025
- BULETIN FISIKA
- Juliana Dekriani + 3 more
Padang City is an area that often has an extreme climate so that it is at risk of potential natural disasters that are difficult to predict. This study aims to determine the effect of declination and solar radiation intensity on weather parameters that occur in Padang City in 2020- 2023. The data used are solar declination data, solar radiation intensity and weather parameter data (rainfall intensity, air temperature and air humidity). The research conducted is quantitative research using secondary data obtained from the Class II Minangkabau Meteorological Station Padang Pariaman. Modeling is done using a surfer to get the contours of declination, solar radiation intensity and weather parameters. The result obtained are obtained are that solar declination reaches a peak point on June 21 with 23.44o LU and on December 21 with 23.44o LS. The higher the solar declination North Latitude Direction the Intensity of solar radiation and air temperature that occurs is higher but not in the solar declination of south latitude direction. The higher the intensity of solar radiation, the lower air humidity and rainfall intensity. December 30, 2022 solar declination is 23.13o LS, solar radiation intensity is 96.62 J/m2s2, air temperature is, temperature 24 o C, air humidity is 89% and rainfall intensity is 46.5 mm. While on June 24, 2021 the declination of the sun is 23.4o LU, the intensity of solar radiation is 155.11 J/m2s2, the air temperature is 27.3o C, the air humidity is 77% and the rainfall is 0 mm.
- Research Article
- 10.24843/bf.2025.v26.i01.p16
- Feb 28, 2025
- BULETIN FISIKA
- Marjuki Marjuki + 2 more
Concrete block is a material that can be strengthened by utilizing silica from natural materials such as bagasse. Silica (SiO2) in bagasse can be enriched through a high-temperature combustion process. This study aims to see the effect of adding bagasse ash (AAT) as a filler on water absorption, compressive and fracture strength of concrete blocks. Bagasse is first burned in a drum at a temperature of 320 ℃ for 1 hour. The results of the burning of bagasse are sieved using 50 and 150 mesh sieves, then characterized using XRF. The results of the study obtained a silica content of 30%, the highest water absorption of 10.6% in bricks without the addition of AAT and the lowest in bricks with the addition of 150 mesh AAT, which is 7.66%. Concrete blocks with AAT size 150 mesh have the highest density, compressive and fracture strength of 2079.99 kg/m3, 6.448 MPa, and 1.372 MPa. The concrete blocks with the addition of AAT improved in mechanical properties compared to bricks without AAT.
- Research Article
- 10.24843/bf.2024.v25.i02.p15
- Oct 28, 2024
- BULETIN FISIKA
- H Gemma + 2 more
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pencampuran air tanah dan limbah cair kelapa sawit terhadap kualitas air tanah. Sampel air tanah dan limbah cair kelapa sawit dicampur di laboratorium dengan perbandingan konsentrasi berbeda yaitu 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%. Campuran tersebut diuji menggunakan lima parameter kualitas air, yaitu Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Dissolved Oxygen (DO), power of Hydrogen (pH), dan Total Suspended Solid (TSS). Standar baku mutu air untuk kelima parameter tersebut merujuk kepada Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi limbah cair kelapa sawit dalam campuran air tanah menyebabkan penurunan kualitas air tanah. Nilai COD dan BOD pada campuran dengan konsentrasi limbah cair 25% hingga 100% melebihi baku mutu air kelas 4 yang ditetapkan untuk irigasi tanaman, dengan COD maksimum mencapai 1506 mg/L dan BOD maksimum 378 mg/L. Parameter DO menurun dengan meningkatnya konsentrasi limbah cair kelapa sawit, menunjukkan penurunan oksigen terlarut dalam air. Namun, nilai pH dan TSS tetap berada dalam kisaran standar yang ditetapkan, meskipun TSS meningkat dengan bertambahnya konsentrasi limbah. Hasil ini menunjukkan bahwa pencemaran air tanah oleh limbah cair kelapa sawit memiliki dampak signifikan terhadap penurunan kualitas air. Air tanah yang terkontaminasi limbah cair kelapa sawit dengan konsentrasi lebih dari 25% tidak layak digunakan untuk keperluan irigasi (kelas 4) maupun untuk kategori kelas air lainnya yang lebih tinggi. Persentase perubahan nilai BOD, COD, pH, dan TSS bernilai positif, sedangkan parameter DO mengalami persentase perubahan dengan nilai negatif seiring dengan peningkatan konsentrasi limbah cair kelapa sawit.
- Research Article
- 10.24843/bf.2024.v25.i02.p13
- Oct 23, 2024
- BULETIN FISIKA
- I Dewa Gede Agung Raisa Giovani + 5 more
Sumber energi terbarukan menjadi salah satu hal yang sangat layak dimanfaatkan dan dikembangkan di Indonesia. Energi terbarukan memiliki potensi besar mengingat letak geografi Indonesia. Dengan memanfaatkan panel surya, energi matahari dapat diubah menjadi energi listrik. Energi matahari menjadi energi listrik masih terbilang belum optimal dimanfaatkan. Metode yang digunakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan energi matahari menjadi energi listrik melalui panel surya salah satunya adalah dengan sistem solar tracker dan monitoring jarak jauh secara real time berbasis Internet of Things. Dengan sistem solar tracker serta monitoring jarak jauh, energi matahari yang diserap oleh panel surya yang selanjutnya diubah menjadi energi listrik akan semakin besar. Rancangan sistem solar tracker dan monitoring jarak jauh ini, dengan tujuan dapat bekerja secara optimal serta dapat mengetahui seberapa optimal pemanfaatan solar tracker terhadap besaran daya yang dihasilkan oleh panel surya dan dapat memonitoring keaadaan lingkungan diantaranya suhu, kelembaban, intensitas cahaya, keadaan udara dan dapat mengetahui seberapa besar pengaruh parameter-parameter tersebut terhadap besaran daya yang dihasilkan. Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa daya yang dihasilkan oleh panel surya dengan solar tracker rata-rata sebesar 21,61W. Intensitas cahaya menjadi parameter yang berpengaruh diantara ketiga parameter lain terhadap besarnya daya yang dihasilkan oleh panel surya. Pengguaan solar tracker pada panel surya memiliki dampak yang signifikan terhadap besarnya daya yang dihasilkan oleh panel surya.
- Research Article
- 10.24843/bf.2024.v25.i02.p14
- Oct 22, 2024
- BULETIN FISIKA
- Jerry Djohan + 6 more
Kanker payudara memiliki angka kejadian tinggi di Indonesia, maka diperlukan pengobatan untuk meningkatkan kelangsungan hidup pasien. Salah satu metode pengobatan yang digunakan adalah radioterapi dengan teknik Intensity Modulated Radiation Therapy (IMRT), yang bertujuan untuk memberikan dosis radiasi yang optimal pada tumor dan meminimalkan paparan radiasi pada organ sehat, seperti jantung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi dosis pada organ at risk (OAR) jantung serta mengevaluasi kesesuaian nilai Homogeneity Index (HI) dan Conformity Index (CI) pada pasien kanker payudara pasca mastektomi yang menjalani radioterapi teknik IMRT. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data 10 pasien post-mastektomi di Rumah Sakit TK II Pelamonia. Data dikumpulkan melalui analisis Dose Volume Histogram (DVH), yang mencakup dosis radiasi pada 98%, 50%, dan 2% dari volume target. Selain itu, dianalisis pula volume yang terpapar isodosis 95% serta persentase volume jantung yang menerima dosis 25 Gy. Data tersebut digunakan untuk menghitung nilai HI, CI, serta total dosis yang diterima oleh jantung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai HI berkisar antara 0,14-0,45, yang menunjukkan variasi tingkat keseragaman dosis. Sebagian besar pasien memiliki nilai CI di atas 0,9 dengan rentang 0,87-0,96, yang menandakan kesesuaian dosis yang baik dengan target volume tumor. Dosis jantung yang diterima oleh semua pasien berada di bawah batas toleransi yang ditetapkan oleh QUANTEC (V25<10%). Teknik IMRT efektif dalam meminimalkan dosis radiasi ke jantung dan mampu memberikan distribusi dosis yang sesuai dengan standar ICRU, dengan nilai HI dan CI yang mendekati optimal. Hasil ini menunjukkan bahwa IMRT merupakan metode yang efektif dalam terapi kanker payudara post mastektomi.
- Research Article
- 10.24843/bf.2024.v25.i02.p09
- Sep 9, 2024
- BULETIN FISIKA
- Salfa Zahroh Ahadah + 2 more
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur bawah permukaan yang terdapat di daerah rawan longsor, serta mengidentifikasi potensi longsor di Desa Subo, Kecamatan Pakusari, Jember. Penelitian menggunakan metode geolistrik resistivitas dengan konfigurasi Wenner-Schlumberger dengan jarak antar elektroda sebesar 2 m. Lintasan yang digunakan sebanyak 4 lintasan dengan panjang berbeda-beda yaitu 50 m untuk Lintasan 1, 30 m untuk Lintasan 2 dan 3, serta 26 m untuk Lintasan 4. Data yang diperoleh adalah besar beda potensial (V) dan besar arus (I), selanjutnya diolah menggunakan software Res2dinv untuk mendapatkan penampang 2D dan Voxler untuk mendapatkan penampang 3D. Diperoleh bahwa struktur bawah permukaan terdiri dari lapisan lempung dengan nilai resistivitas 1,48-37,9 ?m, lapisan berikutnya yaitu lapisan pasir dengan nilai resistivitas 8,53-192 ?m dan lapisan batu pasir yang cukup dominan terdapat pada Lintasan 1 dan 4 dengan nilai resistivitas > 432 ?m. Juga diperoleh hasil identifikasi potensi longsor dengan 3 indikator. Jadi dapat disimpulkan bahwa Desa Subo, Kecamatan Pakusari, Jember tersusun atas lapisan lempung, lapisan pasir dan batu pasir serta memiliki potensi terjadi longsor yang tinggi.
- Research Article
- 10.24843/bf.2024.v25.i02.p07
- Sep 4, 2024
- BULETIN FISIKA
- Ramadian Ridho Illahi + 4 more
Evolusi keadaan kuantum pada foton di dalam sistem optik linier memiliki aplikasi yang beragam, mulai dari eksperimen kuantum optik mendasar hingga tingkat lanjut untuk pemrosesan informasi kuantum. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun algoritma simulasi yang berfokus pada pemodelan elemen optik sebagai salah satu cara untuk mempelajari perilaku keadaan kuantum pada foton. Implementasi perhitungan komputasi kuantum dengan optik linier telah dikembangkan sebagai bagian dari simulasi dalam penelitian ini. Konfigurasi jaringan kuantum dilakukan dengan memodelkan komponen optik, seperti pembagi sinar, pemindah fase, dan hubungan antar komponennya melalui sejumlah wakilan matriks. Hasil pengukuran dinyatakan dalam distribusi kebolehjadian, dengan mempertimbangkan efek elemen optik yang dilewati oleh foton. Simulasi ini mampu melakukan perhitungan untuk jaringan kuantum dasar dengan keadaan kuantum awal tertentu. Melalui simulasi ini, kita dapat mendefinisikan jaringan kuantum dan mengimplementasikan algoritma kuantum melalui cara yang intuitif dengan menggunakan instruksi sederhana.
- Research Article
- 10.24843/bf.2024.v25.i02.p05
- Aug 31, 2024
- BULETIN FISIKA
- Risalatul Latifah + 4 more
The increasing use of the radiopharmaceutical Iodine-131 (I-131) in nuclear medicine services has implications for the potential for internal radiation received by workers. I-131 has high volatility so it has the potential to become an air contaminant and be inhaled by nuclear medicine staff as internal radiation exposure. This study aims to estimate I-131 contamination in staff at a nuclear medicine facility using a gamma spectrometer. Measurements of I-131 activity in the thyroid were carried out on 38 staff including medical physicists, nuclear medicine specialists, radiographers, radio-pharmacists, nurses, house attendants, and cleaners. The I-131 activity value measured in the staff's thyroid had an activity value range of 13.1 – 238.2 Bq in 13 nuclear medicine staff. Meanwhile, for 25 other medical staff, the I-131 activity values ??measured in the thyroid had activity values ??below the detection limit of the device (14.2 ± 4.3 Bq for men and 11.8 ± 3.5 Bq for women). The highest internal dose rate measured in the thyroid of Pramu Husada nuclear medicine staff and radiopharmaceuticals was 0.1-0.5 mSv/year. This value is still below the dose limit value for internal radiation.