The Level Of Community Compliance With The Use Of Traffic Signs In Barito Kuala District

  • Abstract
  • Literature Map
  • Similar Papers
Abstract
Translate article icon Translate Article Star icon
Take notes icon Take Notes

Abstract This research started from the increasing number of traffic accidents that occurred due to a lack of compliance, understanding and awareness among the public regarding the importance of obeying existing traffic rules and signs, starting from the large number of traffic violations from various ages due to this lack of understanding. The problem that researchers took in this research was regarding "The Level of Community Compliance with the Use of Traffic Signs in Barito Kuala Regency" which was motivated by the increasing number of traffic accidents. The aim of this research is to find out the level of compliance and obstacles of the Barito Kuala community regarding the use of traffic signs. The method used in this research is an empirical legal or sociological method and the type of approach used is a legal sociology approach, namely an approach to studying law in a social context. The results of this research are that the level of community compliance is in categories that fluctuate from data on the number of traffic violations in Barito Kuala Regency in 2021, there were 1,700 cases of violators, while in 2022 there was an increase to 2,787 cases of violations, but in 2023 it decreased to 1,408 cases. violation. Meanwhile, the obstacles faced by the community are lack of knowledge, awareness and understanding of traffic signs, lack of willingness to know traffic signs and never participating in socialization held by the police, especially from traffic police. Keywords: Compliance, Traffic signs, Violations Abstrak Penelitian ini berawal dari semakin meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi karena kurangnya kepatuhan, pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menaati peraturan dan rambu-rambu lalu lintas yang ada, berawal dari banyaknya pelanggaran lalu lintas dari berbagai kalangan usia karena kurangnya pemahaman tersebut. Permasalahan yang peneliti ambil dalam penelitian ini adalah mengenai "Tingkat Kepatuhan Masyarakat Terhadap Penggunaan Rambu Lalu Lintas di Kabupaten Barito Kuala" yang dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan dan hambatan masyarakat Barito Kuala terhadap penggunaan rambu-rambu lalu lintas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode hukum empiris atau sosiologis dan jenis pendekatan yang digunakan adalah pendekatan sosiologi hukum, yaitu suatu pendekatan yang mempelajari hukum dalam konteks sosial. Hasil dari penelitian ini adalah tingkat kepatuhan masyarakat berada pada kategori yang berfluktuatif dari data jumlah pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Barito Kuala pada tahun 2021 terdapat 1.700 kasus pelanggar, sedangkan pada tahun 2022 mengalami peningkatan menjadi 2.787 kasus pelanggaran, namun pada tahun 2023 mengalami penurunan menjadi 1.408 kasus pelanggaran. Sedangkan kendala yang dihadapi oleh masyarakat adalah kurangnya pengetahuan, kesadaran dan pemahaman tentang rambu-rambu lalu lintas, kurangnya kemauan untuk mengetahui rambu-rambu lalu lintas dan tidak pernah mengikuti sosialisasi yang diadakan oleh pihak kepolisian khususnya dari polisi lalu lintas. Kata kunci: Kepatuhan, Rambu Lalu Lintas, Pelanggaran: Kepatuhan, Rambu Lalu Lintas, Pelanggaran

Similar Papers
  • Research Article
  • 10.57096/blantika.v3i2.288
Kepastian Hukum Penerapan Tilang Elektronik Berbasis Teknologi (Electronic Traffic Law Enforcement) yang Mempengaruhi Efektifitas Penegakan Hukum Lalu Lintas
  • Dec 18, 2024
  • Blantika: Multidisciplinary Journal
  • Tuti Samsiah + 2 more

Penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Indonesia, yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pengguna jalan terhadap peraturan lalu lintas. Penggunaan teknologi dalam penegakan hukum diharapkan dapat mengurangi angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas sistem tilang elektronik dalam meningkatkan kepastian hukum dan disiplin berlalu lintas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif, dengan analisis terhadap regulasi yang ada dan penerapan ETLE di beberapa kota besar di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ETLE telah memberikan dampak positif dalam hal pengurangan pelanggaran lalu lintas. Data dari kepolisian menunjukkan penurunan signifikan dalam pelanggaran seperti tidak menggunakan sabuk pengaman dan melanggar lampu merah. Selain itu, masyarakat semakin memahami konsekuensi dari pelanggaran yang dapat dikenakan melalui sistem ini. Namun, masih terdapat tantangan dalam hal sosialisasi dan pemahaman masyarakat mengenai prosedur tilang elektronik. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penerapan ETLE tidak hanya meningkatkan disiplin pengguna jalan, tetapi juga memberikan kepastian hukum yang lebih baik. Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut dalam penyempurnaan sistem dan peningkatan sosialisasi agar manfaat ETLE dapat dirasakan secara maksimal oleh seluruh lapisan masyarakat.

  • Research Article
  • 10.36915/jish.v2i2.332
Peran Kepolisian dalam mengurangi pelanggaran lalu lintas terhadap Anak di kota Mamuju
  • May 29, 2024
  • JISH: Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum
  • Yusuf T + 2 more

Permasalahan yang dikaji pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimana peran kepolisian dalam penanggulangan pelanggaran lalu lintas oleh anak sebagai pengendara sepeda motor di kota mamuju.? (2) Apakah kendala yang dihadapi kepolisian dalam penanggulangaan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh anak sebagai pengendara sepeda motor.? Penelitian ini adalah penelitian Pustaka maka tempat penelitian dilaksanakan di berbagai tempat seperti perpustakaan, perpuatakaan daerah, perputakaan kampus dan media-media online. Jika dalam penelitian ini memerlukan data tambahan yang mengacu pada kuesioner penelitian yang digunakan maka penelitian dilaksanakan di kantor wilayah kesatuan kepolisian resort mamuju. Hasil penlitian menunjukan Salah satu tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menanggulangi pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh anak sebagai pengendara sepeda motor adalah berupa himbauan, terutama himbauan kepada orang tua agar selalu mengawasi anak-anak untuk tidak mengendarai sepeda motor. Penyuluhan ke sekolah-sekolah ini bertujuan untuk mengenalkan etika berlalu lintas sejak dini kepada anak-anak dengan mengajarkan tata cara dan tata tertib berlalu lintas yang baik, dan pembinaan program keselamatan berlalu lintas sejak dini dan etika dalam berlalu lintas. Faktor yang menjadi kendala adalah internal dimana factor personil kepolisian lalu lintas yang kurang, dan pos-pos jaga polisi yang masih minim dan aktif hanya berada di jalur pintu keluar masuk kota selebihnya daerah yang rawan jarang sekali ditemui pos polisi lalu lintas. Faktor eksternal seperti orang tua yang membela anaknya ketika diberikan tindakan langsung oleh polisi lalu lintas karena terjaring melakukan pelanggaran lalu lintas, masyarakat yang kurang peduli kepada anak yang membawa sepeda motor dilingkungan mereka tinggal, di jalan raya dan membawa motor ke sekolah.

  • PDF Download Icon
  • Research Article
  • Cite Count Icon 1
  • 10.1088/1755-1315/1276/1/012026
Analysis of Flood Inundation Mapping Using the Weighting Method in Urban Floods
  • Dec 1, 2023
  • IOP Conference Series: Earth and Environmental Science
  • A N Saputra + 5 more

Floods are one of the most destructive natural disasters globally and are projected to increase in many regions of the world. One of the areas affected by the floods is Barito Kuala Regency in South Kalimantan. Flood hazard maps and flood inundation maps are one way to identify areas prone to flooding and to find out the area of inundated areas due to flooding. Methods of scoring and weighting the parameters that cause flood inundation to map an area that has the potential for flooding. Flood inundation maps can be generated using the Normalized Difference Water Index (NDWI) method. The purpose of these two analyzes is to determine the distribution of flood hazard levels in Barito Kuala District, to evaluate flood-prone areas with flood-prone maps, and to determine the effectiveness of the two methods in identifying flood-prone areas and to determine the accuracy of the resulting flood inundation maps. Flood-prone areas were identified using the scoring method and parameter weighting to determine the distribution of flood vulnerability levels in Barito Kuala District. Parameters of flood vulnerability level used include land cover, slope, rainfall, drainage density, and soil type. Flood vulnerability level parameters were obtained from NDWI analysis on ArcGIS and ENVI. Image data during the dry season and rainy season are thresholded at <0.3 to eliminate data that is considered non-water resulting in flood inundation. The results of processing the level of flood hazard in Barito Kuala Regency are divided into 4 classes, namely the safe class with 0.5%, the less prone class is 10.11%, the moderate class is 89.37 and the vulnerable class is 0.00% of the area of Barito Kuala Regency with the majority of the areas in the moderate class. Savings District. The results of the analysis of the flood inundation map and the flood hazard map show that the moderate class of flood inundation is 72.06% of the total area of flood inundation

  • Research Article
  • 10.31602/jk.v8i1.16185
PENGARUH PENUTUPAN SATU LENGAN SIMPANGAN TERHADAP KINERJA BUNDARAN KAYUTANGI BANJARMASIN
  • Jun 20, 2025
  • Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil
  • Dyah Pradhitya Hardiani + 1 more

Bundaran Kayutangi merupakan salah satu bundaran penting di Kota Banjarmasin yang memiliki empat lengan dan melayani arus lalu lintas dari berbagai arah, yaitu arus lalu lintas yang berasal dari Jl. Adhiyaksa, Jl. Perdagangan, Jl. Brigjend Hasan Basri dan arah Barito Kuala. Tingginya volume lalu lintas yang melewati bundaran menyebabkan terjadinya hambatan atau pertemuan kendaraan yang cukup padat dari berbagai arah jalan. Untuk menanggulangi kemacetan yang terjadi, pemerintah melakukan upaya dengan menutup satu lengan simpangan pada arah Kayutangi ujung. Diharapkan dengan adanya penutupan satu lengan ini dapat mengurangi kemacetan dan memperlancar arus lalu lintas di bundaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja bundaran Kayutangi setelah dilakukan penutupan pada salah satu lengan. Selain itu, untuk mengetahui kemampuan bundaran dalam melayani arus lalu lintas pada 4 tahun yang akan datang. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah metode MKJI 1997. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer yang diperlukan adalah ukuran geometrik bundaran dan data lalu lintas harian rata-rata. Pengumpulan data dilakukan selama 3 hari dari pukul 06.00 – 18.00 WITA. Dari hasil analisis data, didapatkan Tingkat Pelayanan Bundaran Kayutangi Kota Banjarmasin yaitu D yang artinya lalu lintas bertambah, hambatan dan tundaan menjadi meningkat. Berdasarkan hasil tersebut perlu dilakukan penanganan agar tingkat pelayanan bundaran tidak memburuk tiap tahunnya.

  • Research Article
  • 10.32832/yustisi.v11i2.16685
PENYELESAIAN HUKUM PIDANA TERHADAP PELANGGAR LALU LINTAS MELALUI SISTEM E-TILANG DI KABUPATEN BATANG
  • May 29, 2024
  • YUSTISI
  • Alfian Artur Jonathan + 1 more

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mendorong perkembangan terhadap penyelesaian hukum bagi pelanggar lalu lintas, penyelesaian hukum tersebut disebut dengen Tilang Elektronik (selanjutnya disebut E-Tilang). Pelanggar lalu lintas yang dimaksud dalam penelitian ini adalah masyarakat di Kabupaten Batang, yang juga aparat penegak hukumnya menggunakan E-tilang sebagai penyelesaian hukum pelanggar lalu lintas di jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa penyelesaian hukum terhadap pelangar lalu lintas melalui sistem E-tilang di Kabupaten Batang hambatan penegak hukum dalam penerapan sistem E-tilang di Kabupaten Batang. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris, yaitu penelitian hukum mengenai pemberlakuan atau implementasi ketentuan hukum normatif secara in action pada setiap peristiwa hukum tertentu yang terjadi dalam masyarakat, penelitian dilakukan di Satlantas Polres Kabupaten Batang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses tilang elektronik ini juga melibatkan pengadilan, Mahkamah Agung (MA) menerbitkan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) No. 12 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Pelanggaran Lalu Lintas. Penyelesaian hukum pelanggaran lalu lintas dapat diselesaikan melalui Pengadilan Negeri Kabupaten Batang, bahwa penyelesaian pelanggaran lalu lintas dapat dilakukan dengan tahapan prapersidangan, tahapan persidangan, dan tahapan setelah persidangan. Hambatan yang ditemukan adalah keterbatasan alat pemasangan alat rekam CCTV yang ada di Kabupaten Batang hanya sedikit yaitu 8 titik, kemudian terdapat hambatan seperti budaya penegak hukum, hambatan kebiasaan masyarakat yang menggunakan plat nomor polisi palsu atau plat nomor duplikat dan kebiasaan tidak melakukan balik nama kepemilikan kendaraan sehingga yang tercantum bukan pemilik terbaru sebagai pelaku atau pelanggar, serta ditemukan juga hambatan lemahnya budaya penegakan hukum oleh aparat penegak hukum. Kata Kunci: e-tilang, pelanggaran, lalu lintas

  • Research Article
  • 10.56457/jjih.v1i1.41
Analisis Politik Hukum Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Terkait Maraknya Kecelakaan Akibat Kerusakan Jalan
  • May 30, 2023
  • Justisia: Jurnal Ilmu Hukum
  • Budi Sulistiyono + 1 more

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan maraknya kecelakaan akibat kerusakan jalan di Indonesia. Undang-Undang tersebut menjadi landasan hukum utama yang mengatur peraturan lalu lintas dan angkutan jalan di negara ini. Namun, meskipun ada peraturan yang jelas, masih terjadi banyak kecelakaan akibat kerusakan jalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis politik hukum, yang melibatkan penelusuran dan pengumpulan data melalui studi pustaka dan dokumentasi terkait Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 serta data kecelakaan akibat kerusakan jalan yang terjadi di Indonesia. Analisis politik hukum dilakukan dengan mempertimbangkan aspek-aspek politik, sosial, dan hukum yang terkait dengan implementasi undang-undang tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 telah memberikan kerangka hukum yang komprehensif untuk mengatur lalu lintas dan angkutan jalan, masih terdapat beberapa kelemahan dan tantangan dalam implementasinya. Salah satu tantangan utama adalah kurangnya penegakan hukum yang efektif terhadap pelanggaran aturan lalu lintas dan kerusakan jalan. Kerusakan jalan yang tidak segera diperbaiki atau tidak mendapatkan perawatan yang memadai dapat menjadi faktor penyebab kecelakaan lalu lintas. Selain itu, kurangnya pemeliharaan dan pengawasan jalan juga dapat memberikan kontribusi terhadap terjadinya kerusakan jalan yang lebih parah. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi yang ada dan implementasinya dalam praktik. Dalam penelitian ini, diusulkan beberapa rekomendasi kebijakan guna meningkatkan implementasi Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 terkait dengan kerusakan jalan. Rekomendasi tersebut mencakup perbaikan sistem pemeliharaan jalan yang lebih efektif, peningkatan pemantauan dan pengawasan terhadap keadaan jalan, serta penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelanggaran aturan lalu lintas.

  • Research Article
  • 10.30656/prosisko.v12i2.10453
Pemanfaatan Teknik Machine Learning dalam Memprediksi Kepadatan Lalu Lintas Guna Efisiensi Transportasi
  • Jul 1, 2025
  • PROSISKO: Jurnal Pengembangan Riset dan Observasi Sistem Komputer
  • Rizal Muslim Sinaga + 4 more

Kemacetan lalu lintas di kota-kota besar semakin meningkat akibat pertumbuhan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan. Kondisi ini berdampak pada peningkatan waktu perjalanan, polusi udara, serta risiko kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi tingkat kepadatan lalu lintas di Kota Medan menggunakan metode pembelajaran mesin. Tiga algoritma yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear, random forest, dan XGBoost. Data yang digunakan mencakup informasi lalu lintas dan cuaca yang diperoleh dari sumber terbuka. Tahapan penelitian meliputi eksplorasi data, pra-pemrosesan, rekayasa fitur, pelatihan model, dan evaluasi menggunakan beberapa metrik pengukuran kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest dengan penyesuaian parameter memiliki performa terbaik dibandingkan dengan algoritma lainnya. Model ini dapat digunakan sebagai alternatif dalam pengelolaan lalu lintas guna meningkatkan efisiensi mobilitas di kawasan perkotaan.

  • Research Article
  • Cite Count Icon 2
  • 10.30997/karimahtauhid.v3i4.12735
Optimalisasi Kinerja Lalu Lintas Ruas Jalan Kebun Raya Bogor Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
  • Apr 4, 2024
  • Karimah Tauhid
  • Sasi Kirana Puspita + 2 more

Pemerintah Kota Bogor mengeluarkan Keputusan Walikota Nomor 551-45-109 Tahun 2016 tentang penerapan Manajemen Sistem Satu Arah (SSA) untuk mengatasi kemacetan di jalan seputaran Kebun Raya Bogor. Penetapan SSA ini berdasarkan pada Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah pertama, menganalisis optimalisasi kinerja lalu lintas ruas jalan Kebun Raya Bogor, kedua, untuk mengetahui hambatan yang dihadapi dalam kinerja lalu lintas ruas Jalan Kebun Raya Bogor berdasarkan Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tenang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis-empiris yaitu hukum dikonsepsikan sebagai norma, kaidah, asas atau dogma-dogma. Hasil penelitian ini Hasil penelitian diketahui bahwa fenomena kesemrawutan lalu lintas paling mudah terlihat yaitu pada saat jam sibuk (antara jam 06.30-08.00), dimana waktu tersebut merupakan waktu aktivitas sekolah dan para pekerja. Pengamatan yang dilakukan di 19 titik pos-pos polisi lalu lintas di seluruh Kota Bogor. Kesimpulan penelitian diperoleh bahwa optimalisasi kinerja lalu lintas ruas Jalan Kebun Raya Bogor berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang dinilai memiliki dampak memudahkan akses perjalanan, tetapi perjalanan yang ditempuh menjadi jauh dan lama. Efek memutar dari sistem SSA mengakibatkan banyak berubahnya rute angkutan kota yang akhirnya juga banyak bersinggungan antar rute angkutan kota.

  • Research Article
  • 10.36982/jtg.v13i01.2246
AUDIT KESELAMATAN LALU LINTAS JALAN (STUDI KASUS: RUAS JALAN PALEMBANG - BETUNG)
  • Jul 31, 2024
  • Jurnal Tekno Global
  • Muhammad Renaldy + 2 more

In general, traffic accidents that occur are caused by several factors, such as human negligence, vehicle feasibility factors, and surrounding road conditions. Accidents that often occur on the Palembang - Betung road section are caused by damaged roads, human factors, vehicle condition factors, weather conditions, and traffic signs that do not exist or are not feasible, this road section serves heavy and light traffic such as Trucks, buses, and other types of four-wheeled vehicles as well as two-wheelers for short distance transportation. In general, the road is a path used by the community to go from one place to another. However, over time, things that often happen on highways, one of which is traffic accidents that result in a problem that requires serious handling considering the impact of enormous losses on the human factor, and injuries to death can occur, as well as losses from in terms of material. Based on the accident data on the Palembang - Betung Polrestabes Banyuasin road section in the last 5 years there were 535 accidents with losses reaching Rp. 4,021,150,000,. Therefore, it is necessary to conduct road traffic safety audit research (Case study: Jalan Palembang – Betung) in the hope of producing a road safety audit to collect data on the operational stage of the road and proper handling so as to prevent or reduce the possibility of traffic accidents. Keywords : Road, Safety Work, Traffic ABSTRAK Secara umum kecelakaan lalu lintas yang terjadi disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kelalaian manusia, faktor kelayakan kendaraan, dan kondisi jalan sekitar. Kecelakaan yang sering banyak terjadi pada Ruas jalan Palembang – Betung yang disebabkan oleh jalan yang rusak, faktor manusia, faktor kondisi kendaraan, faktor kondisi cuaca, dan rambu lalu lintas yang tidak ada atau tidak layak, ruas jalan ini melayani lalu lintas berat dan ringan seperti Truk, bus, dan jenis kendaraan roda empat lainya serta roda dua untuk angkutan jarak dekat. Pada Umumnya jalan merupakan suatu jalur yang digunakan masyarakat untuk menuju ke satu tempat ke tempat lain. Namun seiring waktu hal yang sering terjadi pada jalan raya salah satunya salah satunya ialah kecelakaan beralalu lintas yang mengakibatkan suatu masalah yang membutuhkan penanganan serius mengingat berdampak terjadinya kerugian yang sangat besar pada faktor manusia,dan bisa terjadi jatuhnya korban luka hingga meninggal dunia,serta kerugian dari segi materi.Berdasarkan Data kecelakaan pada ruas jalan Palembang - Betung Polrestabes Banyuasin dalam 5 tahun terakhir terjadi 535 dengan kerugian mencapai Rp. 4.021.150.000, Maka dari itu perlu dilakukan Penelitian Audit keselamatan lalu lintas jalan (Studi kasus: Ruas jalan Palembang – Betung) dengan harapan menghasilkan Audit keselamatan jalan untuk melakukan pengumpulan data tahap operasional jalan dan penanganan yang tepat sehingga bisa mencegah maupun mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Kata Kunci: Jalan, Keselamatan Kerja, Lalu Lintas

  • Research Article
  • 10.24815/journalces.v6i3.29476
Kajian Pelanggaran Lalu Lintas Oleh Pengemudi Sepeda Motor di Simpang Dodik Kota Banda Aceh
  • Dec 10, 2024
  • Journal of The Civil Engineering Student
  • Amanda Raju Akbar + 2 more

Kendaraan bermotor, termasuk sepeda motor telah menjadi alat transportasi penting dalam aktivitas sehari-hari. Meskipun demikian, penggunaan sepeda motor seringkali menimbulkan berbagai masalah, terutama terkait pelanggaran lalu lintas. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kaitan volume, kecepatan sepeda motor, pelanggaran dengan jumlah kecelakaan, mengeksplorasi beragam signifikan antara pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi sepeda motor di simpang Dodik Kota Banda Aceh, khususnya di Jalan Cut Nyak Dien dan Jalan Tengku Abdurrahman. Disebut sebagai perbedaan utama, perbedaan antara kedua kategori pengemudi dibahas dalam penelitian ini. Contoh pelanggaran pengemudi sepeda motor termasuk helm, kaca spion, atau lampu depan, serta perilaku pengemudi seperti mengemudi melawan arus, kehilangan fokus, dan membawa muatan berlebih. Fokus penelitian ini adalah volume angkutan, kecepatan sepeda motor, pelanggaran pengemudi sepeda motor. Data dikumpulkan kemudian diproses menggunakan rumus chi-square pada Microsoft Excel. Nilai hipotesis dihitung dengan uji statistik chi-square dan distribusi frekuensi. Berdasarkan penelitian, Jalan Cut Nyak Dien memiliki volume yang turun, kecepatan sepeda motor yang tinggi, beserta pelanggaran yang signifikan, seperti tidak menggunakan helm, tidak memiliki kaca spion, tidak menyalakan lampu depan, melawan arus lalu lintas, dan membawa muatan berlebih. Sedangkan Jalan Tengku Abdurrahman memiliki nomor kecelakaan rendah, volume lalu lintas tinggi, kecepatan sepeda motor rendah, serta memiliki karakteristik pelanggaran lalu lintas oleh pengemudi sepeda motor yang signifikan yakni konsentrasi saat berkendara. Hipotesis H0 yang ditolak dan Ha diterima karena pelanggaran pengemudi sepeda motor berbeda dijalan dengan nomor kecelakaan tinggi beserta rendah. Hasil pengujian chi-square menentukan bahwa nominal chitung lebih besar dibandingkan nilai chi-square tabel, mengindikasikan perbedaan signifikan dalam pelanggaran pengemudi sepeda motor di kedua jalan tersebut.

  • Research Article
  • 10.26740/mitrans.v2n2.p107-118
Strategi untuk Menanggulangi Dampak Lalu Lintas Akibat Pembangunan Jalan Layang (Flyover) Aloha Juanda pada Jalan Raya Waru Arah Sidoarjo - Surabaya
  • Aug 28, 2024
  • Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi
  • Lila Dearestriyani Pranoto + 1 more

Juanda termasuk bandara tersibuk kedua di Indonesia. Bandara ini diperkirakan mampu menampung 6 juta hingga 8 juta penumpang per tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak lalu lintas yang disebabkan dari pembangunan jalan layang Aloha Juanda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode MKJI 1997, yaitu dengan melakukan analisis perhitungan pada kinerja ruas jalan pada ruas jalan Aloha Juanda dari Sidoarjo menuju Surabaya. Hasil penelitian disampaikan bahwa pembagian volume terbesar dari data survey dengan kapasitas terbesar didapatkan hasil ratio perbandingan untuk menentukan tingkat kinerja ruas jalan Aloha – Juanda dan dari hasil tabel hubungan antara tingkat pelayanan, karakteristik arus lalu lintas, dan ratio volume terhadap kapasitas (MKJI, 1997) tingkat pelayanan berada pada huruf D dan E, dimana D adalah arus mendekati tidak stabil, kecepatan masi bisa dikendalikan, V/C masih dapat ditolerir. Sedangkan E volume lalu lintas mendekati/berada pada kapasitas arus tidak stabil, terkadang terhenti. Namun kepadatan arus lalu lintas mengalami penurunan dengan tingkat pelayanan A dan B setelah selesai konstruksi.

  • Research Article
  • 10.36418/syntax-literate.v9i7.15835
Kawasan Potensial Tinggi Kemacetan Lalu Lintas di Kota Administrasi Jakarta Pusat
  • Jul 19, 2024
  • Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia
  • Wahyu Nur Chidayat + 2 more

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar potensi kemacetan yang terjadi di Kota Administrasi Jakarta Pusat dengan melihat potensi pembangkitan/daya tarik lalu lintas yang dihasilkan dari penggunaan lahan yang ada dan performa lalu lintas yang terjadi di jalan- jalan di wilayah penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi peta administrasi kota Jakarta Pusat, peta pola ruang kota administrasi Jakarta Pusat, serta data lalu lintas jalan-jalan di wilayah penelitian. Tujuan penelitian ini adalah 1) Menganalisis Penggunaan Lahan di Kota Administratif Jakarta Pusat; 2) Menganalisis Potensi Daerah Kemacetan Tinggi Berdasarkan Kinerja Jalan dan Tingkat Pelayanan di Kota Administrasi Jakarta Pusat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir 50% ketidaksejajaran lahan terjadi di wilayah penelitian dan menghasilkan daya tarik lalu lintas sebesar 236.513 pcu/jam. Kemudian, berdasarkan kondisi lapangan yang ada dilihat dari beberapa jalan di wilayah studi, kinerja lalu lintas di jalan-jalan di wilayah studi memiliki Tingkat Pelayanan Jalan. /Level of Service (LOS) pada rata-rata jalan D dan E, ini berarti tingkat kemacetan lalu lintas di jalan-jalan di wilayah studi sangat tinggi baik pada jam sibuk maupun non-jam sibuk.

  • Research Article
  • 10.26740/mitrans.v1n3.p326-336
Pengaruh Exit Ramp Jalan Tol Terhadap Kinerja Simpang Bersinyal di Simpang 4 Fatmawati Jakarta
  • Dec 28, 2023
  • Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi
  • Widiyo Subiantoro

Exit ramp jalan tol telah dibangun sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur jalan raya di daerah tersebut. Pengaruh dari exit ramp ini dievaluasi dalam konteks volume lalu lintas, jenis kendaraan, pola lalu-lintas, sistem manajemen lalu lintas, rekayasa lalu lintas, dan tingkat kemacetan di sekitar simpang bersinyal. Studi ini menggunakan metode pengumpulan data lalu-linta sebelum simpang 4 Fatmawati dan setelah exit ramp tol, serta analisis data lalu-lintas yang mencakup volume kendaraan, waktu siklus lampu lalu lintas, kepadatan lalu lintas, dan tingkat kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh exit ramp jalan tol terhadap kinerja simpang bersinyal di simpang 4 Fatmawati, Jakarta. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang dampak exit ramp jalan tol terhadap simpang bersinyal di simpang 4 Fatmawati. Hasil studi ini dapat digunakan sebagai dasar bagi otoritas lalu-lintas dan pengambil keputusan dalam merencanakan peningkatan atau perubahan pada infrastruktur jalan raya, seperti modifikasi simpang bersinyal atau penyesuaian kapasitas jalan tol. Diharapkan bahwa penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berguna dalam upaya meningkatkan kinerja simpang bersinyal dan kemacetan lalu-lintasdi daerah tersebut.

  • PDF Download Icon
  • Research Article
  • 10.20527/jiep.v5i2.6948
Analisis Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu terhadap Pendapatan Masyarakat Desa Puntik Luar Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala
  • Nov 24, 2022
  • JIEP: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan
  • Abby Utami Putri + 1 more

This research was conducted to analyze (1) Utilization of non-timber forest products in Puntik Luar Village, Mandastana District, Barito Kuala Regency (2) Community income from the utilization of products forest non-timber in Village Puntik Luar , District Mandastana , Barito Kuala Regency (3) Comparison of the income of the people who use it. Non-Timber Forest Products with communities that do not utilize Non-Timber Forest Products in Puntik Luar Village, Mandastana District, Barito Kuala Regency Respondents in this study were 52 people, name the community around the forest in Puntik Luar village. This research is quantitative descriptive. Data collection methods used in this study interviews in the kueisoner, observation and documentation. The results that there is an impact use of products forest non-timber income of people Puntik Luar village, the place used in this study is the Puntik village outside the Mandastana sub-district, Barito Kuala district which has an impact on increasing community income, which shows that the community of Puntik Luar village has experienced increased income . The resulting negative impact is the extinction or scarcity of bamboo commodity that is not cultivated by the community around the existing forest. Non-timber forest products used as indicators in this study are the number of non-timber forest products that are used in the form of bamboo and thatch plants.

  • Research Article
  • 10.26740/jupe.v12n1.p146-153
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kepuasan Kerja Pengurus Koperasi Unit Desa di Kabupaten Barito Kuala
  • Jan 31, 2024
  • Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
  • Dita Dhea Astuti + 3 more

This research aims to determine the effect of leadership style on job satisfaction of village unit cooperative administrators in Barito Kuala district. The population used in this research were all village unit cooperative administrators, namely 37 people from 10 village unit cooperatives in Barito Kuala Regency. This research uses quantitative research, with descriptive analysis type. Data collection techniques use questionnaires, interviews and observation. The data analysis technique used SPSS Statictics version 25. The results of the study found that the leadership style variable had a positive effect on job satisfaction of village unit cooperative administrators in Barito Kuala Regency.

Save Icon
Up Arrow
Open/Close
  • Ask R Discovery Star icon
  • Chat PDF Star icon

AI summaries and top papers from 250M+ research sources.