Subordinasi Masyarakat Petani dalam Pengembangan Ekonomi Lokal

  • Abstract
  • Literature Map
  • Similar Papers
Abstract
Translate article icon Translate Article Star icon
Take notes icon Take Notes

Welfare pluralism merupakan sebuah konsep yang mengusung gagasan bahwa kesejahteraan rakyat merupakan tanggung jawab bersama antara negara, pasar dan masyarakat. Setidaknya ada tiga bentuk institusi pengembangan ekonomi yang berupaya mewujudkan keadilan dan kemakmuran sesuai amanat konstitusi, yaitu state driven development (pengembangan ekonomi yang digerakkan oleh negara), market driven development (pengembangan ekonomi yang digerakkan oleh pasar) dan local people driven development (pengembangan ekonomi yang digerakkan oleh masyarakat lokal). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola relasi dan kerjasama antara pemerintah, masyarakat dan swasta yang diagendakan dalam program reformasi birokrasi untuk mendorong investasi swasta ke desa dengan tujuan menggerakkan ekonomi perdesaan supaya tumbuh dan merata. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dilakukan di salah satu desa di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil studi ini menunjukkan bahwa masuknya investor swasta ke desa tersebut tidak berdampak signifikan terhadap kemakmuran masyarakat setempat tetapi justru mensubordinasi mereka. Bentuk-bentuk subordinasi tersebut mencakup: (1) dominasi perusahaan; tidak ada realisasi kolaborasi (2) pemberdayaan manipulatif; (3) membuat pemerintah desa powerless; (4) isu lingkungan; (5) CSR dengan pendekatan karitatif. Dalam kasus ini, implementasi welfare pluralism sebagai agenda kesejahteraan gotong royong antara negara, pasar dan masyarakat belum mampu mengembangkan ekonomi masyarakat lokal, karena yang terjadi bukan kolaborasi tetapi subordinasi.

Similar Papers
  • Research Article
  • 10.56799/peshum.v4i3.8323
Pendekatan Open-Ended Dalam Pembelajaran Materi Persamaan Kuadrat: Suatu Eksperimentasi Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Tondano
  • Mar 13, 2025
  • PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora
  • Anselmus Deppong + 2 more

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan hasil belajar siswa pada materi persamaan kuadrat antara siswa yang diajarkan menggunakan pendekatan open-ended dan yang diajarkan dengan pendekatan teacher-centered di SMA Negeri 2 Tondano. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen kuasi dengan kelompok eksperimen dan kontrol, yang masing-masing terdiri dari 18 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes tertulis yang terdiri dari pretest dan posttest. Pembelajaran pada kelompok eksperimen dilakukan dengan pendekatan open-ended, yang memberi kesempatan bagi siswa untuk menemukan berbagai cara penyelesaian masalah, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pendekatan teacher-centered. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest yang mengukur pemahaman siswa terhadap materi persamaan kuadrat. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa yang diajarkan dengan pendekatan open-ended dan yang diajarkan dengan pendekatan teacher-centered. Rata-rata nilai posttest untuk kelompok eksperimen adalah 81,67, sementara kelompok kontrol 75,83. Uji Independent Sample T-Test menunjukkan p-value < 0,05, yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan open-ended lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa serta membantu mereka memahami konsep matematika lebih mendalam. Kesimpulannya, pendekatan open-ended terbukti lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan kuadrat dibandingkan dengan pendekatan teacher-centered. Penelitian ini menyarankan agar guru matematika menerapkan pendekatan open-ended dalam pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas dan pemahaman konsep siswa.

  • Research Article
  • 10.53547/dtkkez02
Membangun Aturan Kelas yang Efektif bagi Anak Usia Dini: Eksplorasi Peran Guru dalam Menanamkan Nilai Kristiani
  • Mar 30, 2025
  • Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
  • Susanti Hasibuan + 2 more

This research examines the role of teachers in establishing effective classroom rules for young children through a Christian value-based approach. The primary aim of the study is to explore how teachers can implement classroom rules that support discipline, responsibility, and character development in children. The methodology used is a literature review with a qualitative approach to analyse teachers' practices in the context of Christian education. The findings show that classroom rules that are consistently applied and based on Christian values can shape children's character, enhance discipline, and strengthen social skills in young children. This research provides valuable insights for educators and educational institutions to integrate Christian values in the formation of classroom rules. The main implication of this study is the importance of the teacher's role in creating a learning environment that not only promotes discipline but also fosters the moral and social development of children. The findings of this research can be used as a foundation to design teacher training programmes, enabling them to be more effective in implementing classroom rules based on Christian values, while simultaneously enhancing children's social skills and personality development from an early age. Keywords: class rules; discipline; character; training Abstrak Penelitian ini mengkaji peran guru dalam membangun aturan kelas yang efektif untuk anak usia dini dengan pendekatan berbasis nilai Kristiani. Tujuan utama penelitian adalah untuk mengeksplorasi bagaimana guru dapat menerapkan aturan kelas yang mendukung disiplin, tanggung jawab, dan perkembangan karakter anak. Metodologi yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif untuk menganalisis praktik guru dalam konteks pendidikan Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aturan kelas yang diterapkan secara konsisten dan berbasis nilai Kristiani dapat membentuk karakter anak, meningkatkan disiplin, serta memperkuat keterampilan sosial anak usia dini. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pendidik dan lembaga pendidikan untuk mengintegrasikan nilai Kristiani dalam pembentukan aturan kelas. Implikasi utama dari penelitian ini adalah pentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya disiplin, tetapi juga mengembangkan karakter moral dan sosial anak. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk merancang program pelatihan bagi guru, agar mereka dapat lebih efektif dalam menerapkan aturan kelas yang berbasis nilai Kristiani, sekaligus memperkuat keterampilan sosial dan kepribadian anak sejak dini. Kata Kunci: aturan kelas; disiplin; karakter; pelatihan

  • Research Article
  • Cite Count Icon 1
  • 10.61227/arji.v7i1.268
Moderasi Beragama di Ruang Digital: Studi Kasus Pada Harmonisasi Moderasi Beragama di STAI Haji Agus Salim Cikarang Bekasi
  • Feb 10, 2025
  • Action Research Journal Indonesia (ARJI)
  • Siti Ropiah + 1 more

Di era digital, moderasi beragama menghadapi tantangan dan peluang baru dalam menyebarkan nilai-nilai toleransi dan harmoni di tengah keberagaman. Ruang digital menjadi wadah yang efektif untuk mendiskusikan isu-isu keagamaan, tetapi juga berpotensi menimbulkan polarisasi jika tidak dikelola dengan baik. STAI Haji Agus Salim Cikarang Bekasi sebagai institusi pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk pemahaman keagamaan yang moderat di kalangan mahasiswa melalui berbagai platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan moderasi beragama di ruang digital, dengan studi kasus pada harmonisasi moderasi beragama di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Haji Agus Salim, Cikarang, Bekasi. Ruang digital semakin menjadi arena penting dalam membangun pemahaman dan praktik moderasi beragama di tengah masyarakat yang multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggali peran media digital dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama dan dampaknya terhadap harmonisasi hubungan antarumat beragama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menganalisis penerapan moderasi beragama di ruang digital dalam lingkungan STAI Haji Agus Salim Cikarang Bekasi. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan interpretatif guna memahami pola interaksi dan dampak moderasi beragama dalam ruang digital kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa STAI Haji Agus Salim telah memanfaatkan media digital secara efektif untuk mempromosikan moderasi beragama melalui berbagai program, seperti seminar daring, konten edukasi digital, dan diskusi lintas agama. Media digital memungkinkan penyebaran pesan moderasi secara lebih luas, cepat, dan interaktif, sehingga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya sikap toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan, seperti ancaman penyebaran konten ekstremisme dan hoaks di ruang digital yang dapat merusak upaya harmonisasi. Oleh karena itu, diperlukan strategi khusus, termasuk penguatan literasi digital, kolaborasi antar pemangku kepentingan, dan pengawasan terhadap konten yang bertentangan dengan nilai-nilai moderasi beragama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi moderasi beragama di ruang digital merupakan langkah strategis untuk mendukung harmonisasi hubungan sosial di masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan seperti STAI Haji Agus Salim, Cikarang. Implikasi dari penerapan moderasi beragama di ruang digital STAI Haji Agus Salim Cikarang Bekasi menunjukkan bahwa pemanfaatan platform digital secara bijak dapat memperkuat nilai-nilai toleransi, harmoni, dan inklusivitas di lingkungan akademik. Mahasiswa menjadi lebih terbuka dalam berdialog mengenai perbedaan, mengurangi potensi konflik berbasis keagamaan, serta meningkatkan pemahaman keagamaan yang moderat.

  • Research Article
  • 10.25217/numerical.v9i1.6228
Pengaruh Pembelajaran Matematika Realistik dengan Pendekatan ESD Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMA
  • Jun 26, 2025
  • Numerical: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
  • Regita Cahyani + 1 more

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) dengan pendekatan Education for Sustainable Development (ESD) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi Statistika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan posttest only with non-equivalent group design, melibatkan dua kelas X dari salah satu SMA Negeri di Jakarta. Kedua kelompok sama-sama memperoleh pembelajaran melalui model Problem-Based Learning (PBL), namun pada kelas eksperimen diberikan perlakuan tambahan berupa PMR berbasis ESD. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman konsep yang telah melalui proses validasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 83,03 secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh nilai rata-rata 74,24. Penelitian ini menggunakan analisis data dengan menerapkan uji-t independen guna mengidentifikasi perbedaan rata-rata nilai posttest antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sebelum pelaksanaan uji-t, dilakukan terlebih dahulu pengujian asumsi melalui uji normalitas dan uji homogenitas untuk memastikan bahwa data telah memenuhi syarat penggunaan analisis statistik parametrik. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pendekatan ESD dalam pembelajaran matematika memberikan dampak positif terhadap pemahaman konsep siswa. Selain meningkatkan kemampuan kognitif, pembelajaran berbasis ESD juga mendukung pembentukan kesadaran siswa terhadap persoalan sosial dan lingkungan. Oleh karena itu, PMR dengan pendekatan ESD dapat dipertimbangkan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang inovatif, kontekstual dan relevan untuk diterapkan dalam pengajaran matematika di jenjang sekolah.

  • Research Article
  • Cite Count Icon 1
  • 10.37196/kenosis.v9i1.854
PERSPEKTIF FILSAFAT PROGRESIVISME TERKAIT SISWA SLOW LEARNER DALAM PEMBELAJARAN
  • Mar 19, 2024
  • KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi
  • Masniari Gea + 3 more

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk mengeksplorasi dampak positif dari pendekatan filsafat progresif terhadap hasil belajar dan perkembangan siswa slowlearner. Dalam konteks siswa slowlearner dengan IQ antara 70-90, lingkungan belajar tradisional seringkali menantang. Dengan mengadopsi prinsip-prinsip progresivisme John Dewey, penelitian ini bertujuan meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa slowlearner melalui pengalaman langsung, partisipasi aktif, dan pemecahan masalah. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pendekatan progresivisme memberikan pendekatan pembelajaran efektif bagi siswa slowlearner. Prinsip-prinsip seperti pengalaman langsung, partisipasi aktif, dan pemecahan masalah membantu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa dalam pembelajaran. Kesimpulan penelitian menyoroti bahwa penerapan strategi pembelajaran sesuai dengan prinsip-prosinsip progresivisme dapat membantu siswa slowlearner mengatasi hambatan pembelajaran dan mencapai perkembangan positif dalam konteks pendidikan inklusif. Rekomendasi dari penelitian ini menekankan perlunya pengembangan kurikulum inklusif untuk materi pembelajaran siswa slowlearner dengan pendekatan progresivisme. Kerjasama antara guru dan pengembang kurikulum dianggap krusial untuk menciptakan materi pembelajaran yang dapat diakses oleh semua siswa, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus. Penelitian ini memberikan dasar bagi pengembangan lebih lanjut dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan siswa slowlearner dalam sistem pendidikan inklusif.

  • Research Article
  • 10.63732/aij.v2i4.132
Pentingnya Fiqh Thaharah Sebagai Dasar Pendidikan Hukum Islam untuk Meningkatkan Kesadaran Kebersihan dan Kesucian di Kalangan Muslimah
  • Nov 30, 2024
  • Ameena Journal
  • Hanafiah

Pentingnya fiqh thaharah sebagai dasar pendidikan hukum Islam untuk meningkatkan kesadaran kebersihan dan kesucian di kalangan Muslimah merupakan topik yang sangat relevan dalam konteks pendidikan agama. Namun, penerapan praktis fiqh thaharah dalam kehidupan sehari-hari masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana fiqh thaharah dapat menjadi landasan dalam meningkatkan kesadaran Muslimah tentang kebersihan dan kesucian melalui pendidikan hukum Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis, yang mengkaji berbagai literatur terkait fiqh thaharah dan pendidikan hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun fiqh thaharah diajarkan secara teoretis di lembaga pendidikan, implementasinya dalam kehidupan sehari-hari masih kurang dipraktikkan. Oleh karena itu, pendidikan fiqh thaharah perlu diintegrasikan dengan pendekatan yang lebih aplikatif dan relevan dengan konteks sosial budaya. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kurikulum pendidikan hukum Islam yang lebih praktis dan sesuai dengan kebutuhan Muslimah dalam menjaga kebersihan dan kesucian.

  • Research Article
  • 10.61227/arji.v7i3.499
Strategi Pembelajaran Kognitif-Emotif untuk Mengatasi Kecemasan Ujian Online: Analisis Gender
  • Jul 18, 2025
  • Action Research Journal Indonesia (ARJI)
  • Zubaidah Amir Mz + 3 more

Perubahan paradigma pendidikan pascapandemi telah mendorong pemanfaatan ujian online sebagai metode evaluasi utama di perguruan tinggi. Meskipun efisien dan fleksibel, pelaksanaan ujian daring memunculkan tantangan psikologis, terutama berupa kecemasan akademik yang dapat menghambat performa mahasiswa ini yang melatarbelakangi permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas dan reliabilitas instrumen kecemasan ujian online, mengevaluasi persepsi efektivitas pelaksanaan ujian daring, mengidentifikasi penyebab kecemasan, serta mengkaji manajemen teknis ujian berbasis Google Classroom dan Google Meet berdasarkan perspektif gender. Penelitian ini dilakukan di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer berupa hasil survei melalui angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Responden terdiri dari 24 mahasiswa, yaitu 7 laki-laki dan 17 perempuan. Teknik analisis data menggunakan tabulasi silang (crosstabulation) dan persentase untuk mengeksplorasi perbedaan berdasarkan jenis kelamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item angket kecemasan memiliki validitas tinggi (r = 0.472–0.831; p < 0.05) dan reliabilitas sangat tinggi (Cronbach’s Alpha = 0.939). Sebanyak 41,7% mahasiswa menilai pelaksanaan ujian online cukup efektif, dengan kecenderungan mahasiswa perempuan menunjukkan tingkat kecemasan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Faktor utama penyebab kecemasan adalah ketidakpastian teknis, keterbatasan waktu, dan tekanan akademik, yang dominan dirasakan oleh perempuan. Google Classroom dinilai cukup efektif oleh 50% responden, sedangkan Google Meet dinilai mendukung interaksi namun belum sepenuhnya mengurangi kecemasan. Pembahasan mengaitkan temuan dengan pendekatan kognitif-emotif, menunjukkan bahwa restrukturisasi pola pikir irasional melalui strategi ini dapat membantu mahasiswa, khususnya perempuan, dalam mengelola kecemasan. Studi ini menegaskan bahwa pelaksanaan ujian online perlu dirancang tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dengan mempertimbangkan keseimbangan kognitif dan emosional peserta didik.

  • Research Article
  • 10.22225/pi.9.1.2024.62-73
Evaluasi Program Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Dalam Pengembangan Desa Wisata di Nagori Karang Anyar Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun
  • Jul 19, 2024
  • Public Inspiration : Jurnal Administrasi Publik
  • Ainul Latifah Br Simamora + 1 more

Program Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) merupakan suatu bentuk program yang dibentuk oleh Pemerintah untuk memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan perekonomian melalui pengembangan potensi yang dimiliki desa. Namun, dalam pelaksanaannya masih belum tepat sasaran dan masih banyak masyarakat yang belum menunjukkan perubahan kemandirian dalam pelaksanaan program tersebut dalam mengembangkan objek wisata menjadi desa wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi BUMDES dalam Pengembangan Desa Wisata di Nagori Karang Anyar. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitiandeskripstif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dokumentasi dan kepustakaan. Data analisis secara kualitatif dengan pendekatan Teori Model Evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) yang dikemukakan oleh Daniel Stufflebeam (1993). Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi konteks dalam pelaksanaannya BUMDES masih terdapat permasalahan dalam mengembangkan kegiatan usaha yang belum optimal. Namun dilihat dari sasarannya sudah sesuai dengan ketentuan ditandai dari perbaikan infrastruktur dan pengembangan jenis usahanya. Kemudian pada evaluasi masukan dalam pelaksanaanya pihak pelaksana kegiatan tidak transparan dan tidak memahami prosedur pelaksanaan kegiatan sehingga menyebabkan pelaksanaanya tidak mendapat respon baik dari masyarakat. Lalu pada evaluasi proses (process) menunjukkan pelaksanaan program belum sesuai dengan rencana pelaksanaan dan pelaksana program. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaannya yang belum sesuai dengan rencana pelaksanaan dilihat dari kegiatan usaha yang pelaksanaannya belum optimal. Terakhir pada evaluasi hasil (product) menunjukkan bahwa hadirnya BUMDES di Nagori Karang Anyar dalam mengembangkan desa wisata masih belum optimal dalam pelaksanaanya. Masih terdapat permasalahan yang menyebabkan program mengalami kendala diantaranya kurang pengawasan yang dilakukan dalam keberlangsungan BUMDES di Nagori Karang Anyar.

  • Research Article
  • 10.33701/jekp.v11i1.4623
Potensi Pariwisata Sebagai Lokomotif Perekonomian Di Kabupaten Demak
  • Jun 1, 2024
  • JEKP (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Publik)
  • Muh Ryan Rahmatul Hidayat

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi pariwisata di Kabupaten Demak sebagai lokomotif perekonomian daerah. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang dikumpulkan berasal dari sumber sekunder seperti Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, serta hasil survei lapangan. Penelitian ini memanfaatkan data dari berbagai sumber yang kredibel untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif mengenai potensi pariwisata di daerah tersebut. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa Kabupaten Demak memiliki potensi pariwisata yang besar, terutama di sektor pariwisata sejarah dan religi. Destinasi seperti Masjid Agung Demak, Makam Sunan Kalijaga, dan situs-situs sejarah lainnya memiliki daya tarik yang kuat bagi wisatawan domestik dan mancanegara. Potensi ini, jika dikelola dan dikembangkan dengan baik, dapat menjadi penggerak utama perekonomian lokal. Pengembangan sektor pariwisata ini tidak hanya akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor-sektor terkait seperti perhotelan, restoran, dan kerajinan tangan. Selain itu, pariwisata yang berkembang dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Dengan demikian, sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian daerah. Penelitian ini menekankan pentingnya strategi pengembangan pariwisata yang terintegrasi dan berkelanjutan, dengan dukungan kebijakan yang komprehensif dan partisipasi aktif dari semua pemangku kepentingan. Dengan pendekatan yang tepat, Kabupaten Demak dapat memaksimalkan potensi pariwisatanya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

  • Research Article
  • 10.30787/jiembi.v2i2.1525
Strategi Human Capital Development Guna Membangun Sustainable Organization dengan Maqasid Syariah Pada Pegawai Kementrian Agama Kabupaten Semarang
  • Jul 31, 2024
  • Jurnal Ilmu Ekonomi, Manajemen dan Bisnis
  • Satria Avianda Nurcahyo + 4 more

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengembangan sumber daya manusia (Human Capital Development) dalam membangun organisasi yang berkelanjutan dengan pendekatan Maqasid Syariah pada pegawai Kementerian Agama Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan human capital yang efektif melibatkan pelatihan berkelanjutan, peningkatan kompetensi profesional, dan penanaman nilai-nilai syariah dalam budaya organisasi. Implementasi Maqasid Syariah dalam pengembangan sumber daya manusia tidak hanya meningkatkan kinerja pegawai tetapi juga memastikan kesejahteraan holistik yang mencakup aspek spiritual, moral, dan sosial.Hasil penelitian mengungkapkan beberapa temuan penting: (1) Pelatihan berkelanjutan yang mengintegrasikan nilai-nilai syariah telah meningkatkan motivasi dan produktivitas pegawai; (2) Peningkatan kompetensi profesional melalui program pengembangan karir telah berhasil meningkatkan kualitas pelayanan publik; (3) Penanaman nilai-nilai Maqasid Syariah dalam budaya organisasi telah menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan beretika tinggi. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa keterlibatan pegawai dalam pengambilan keputusan strategis memperkuat komitmen mereka terhadap tujuan organisasi yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam merumuskan kebijakan pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, yang diharapkan dapat menjadi model bagi lembaga pemerintah lainnya. Kata kunci: Human Capital Development, Sustainable Organization, Maqasid Syariah, Kementerian Agama

  • Research Article
  • 10.60145/jdss.v2i5.173
PERANCANGAN SISTEM PEMROSESAN TRANSAKSI UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI BISNIS
  • Jun 4, 2025
  • Jurnal Dinamika Sosial dan Sains
  • Ulfiah Okina Afifah + 3 more

Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pemrosesan transaksi yang mampu meningkatkan efisiensi operasional bisnis melalui otomatisasi, pengurangan kesalahan manusia, percepatan proses transaksi, dan peningkatan akurasi data. Penelitian ini menggunakan kajian daftar pustaka dengan pendekatan kualitatif dan deskriptif untuk mengumpulkan datanya. Data diperolah dari jurnal, buku, dan artikel ilmiah terkait sistem transaksi bisnis. Penelitian ini menghasilkan rancangan sistem untuk meningkatkan efisiensi bisnis yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, analisis sistem, perancangan sistem bisnis, pengembangan, pengujian, hingga evaluasi. Dengan pendekatan berbasis teknologi informasi seperti big data dan integrasi sistem informasi manajemen, rancangan ini memberikan fondasi kuat bagi penerapan sistem yang lebih efisien dan adaptif terhadap perubahan pasar. Meskipun belum diimplementasikan secara nyata, hasil penelitian ini memberikan kontribusi konseptual sebagai acuan dalam pengembangan sistem pemrosesan transaksi di masa mendatang. Perkembangan teknologi informasi meningkatkan kebutuhan akan pemrosesan transaksi yang efektif bagi usaha kecil dan menengah. Penelitian ini merancang sistem untuk meningkatkan kecepatan, akurasi, dan efisiensi biaya operasional. Perancangan ini menghasilkan potensi peningkatan produktivitas, pengelolaan data yang lebih baik, dan penghematan biaya operasional. Sistem ini dapat mendukung pengambilan keputusan sehingga mampu meningkatkan daya saing bisnis dalam menghadapi dinamika pasar yang semakin kompetitif.

  • Research Article
  • 10.14421/lijid.v7i2.5182
PENDEKATAN BURHANI DALAM PEMENUHAN NAFKAH SKINCARE DAN KOSMETIK DALAM ISLAM
  • Aug 20, 2024
  • Living Islam: Journal of Islamic Discourses
  • Ahmad Faiz Shobir Alfikri + 2 more

The wife's need for skincare and cosmetics has become the latest discourse in the framework of the fulfillment of maintenance by the husband to the wife. This study aims to examine the perspectives of classical and contemporary scholars on the fulfillment of skincare and cosmetic maintenance for wives in Islam and explore the use of burhani epistemology in reconstructing the law on the fulfillment of skincare and cosmetic maintenance. The method used in this research is library research with a descriptive-qualitative approach. The results of this study are (1) Skincare which is a necessity to maintain the cleanliness of the wife's skin so it must be fulfilled based on the agreement of the scholars of 4 madhhabs related to maintenance of body hygiene. However, the fulfillment of cosmetic nafkah is not mandatory, except in the Maliki school of thought, provided that the wife requires it; (2) The fulfillment of skincare and cosmetics maintenance by husbands can be analyzed using burhanu epistemology with the al-Qiyas al-Jam'i and tahlili methods. The al-Qiyas al-Jam'i method draws an analogy between basic needs and modern needs, while the tahlili method breaks down these elements for in-depth analysis of product halalness, health benefits, and psychological impact. With this burhani approach, the fulfillment of skincare and cosmetic needs is considered an integral part of the husband's maintenance responsibilities, supporting the wife's physical, mental and emotional well-being in accordance with maqasid sharia. Keywords: Burhani Epistemology; Nafkah; Skincare; Cosmetics. Kebutuhan istri akan skincare dan kosmetik menjadi diskursus terkini dalam kerangka pemenuhan nafkah oleh suami kepada isteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perspektif ulama klasik dan kontemporer tentang pemenuhan nafkah skincare dan kosmetik bagi istri dalam Islam serta mengeksplorasi penggunaan epistemologi burhani dalam rekonstruksi hukum pemenuhan nafkah skincare dan kosmetik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu (1) Skincare yang merupakan kebutuhan untuk menjaga kebersihan kulit istri sehingga wajib dipenuhi berdasarkan kesepakatan ulama 4 mazhab berkaitan dengan nafkah kebersihan badan. Namun, pemenuhan nafkah kosmetik tidak wajib dipenuhi, kecuali dalam mazhab Maliki, dengan ketentuan apabila istri mensyaratkannya; (2) Pemenuhan nafkah skincare dan kosmetik oleh suami dapat dianalisis menggunakan epistemologi burhanu dengan metode al-Qiyas al-Jam’i dan tahlili. Metode al-Qiyas al-Jam’i menarik analogi antara kebutuhan dasar dan kebutuhan modern, sedangkan metode tahlili memecah elemen-elemen tersebut untuk analisis mendalam mengenai kehalalan produk, manfaat kesehatan, dan dampak psikologis. Dengan pendekatan burhani ini, pemenuhan kebutuhan skincare dan kosmetik dianggap sebagai bagian integral dari tanggung jawab nafkah suami, mendukung kesejahteraan fisik, mental, dan emosional istri sesuai dengan maqasid syariah. Kata kunci: Epistemologi Burhani; Nafkah; Skincare; Kosmetik

  • Research Article
  • 10.61579/future.v3i1.364
Penerapan Paradigma Whole of Government dalam Penyelenggaraan Perpustakaan Keliling oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo
  • Jan 31, 2025
  • Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced
  • Najla Syifa Maharani + 1 more

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan paradigma Whole of Government (WoG) dalam program Perpustakaan Keliling yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan observasi dan wawancara mendalam. Data primer diperoleh melalui pengamatan selama pelaksanaan magang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo, serta wawancara semi-terstruktur dengan Kepala Dinas dan pihak terkait. Data sekunder dikumpulkan melalui studi pustaka dari literatur yang relevan. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam aspek WoG—koordinasi antar organisasi, sharing informasi, kapasitas organisasi, fleksibilitas organisasi, sarana dan prasarana, serta penganggaran—telah diterapkan dalam program Perpustakaan Keliling. Koordinasi yang baik dengan sekolah dan desa memastikan pelaksanaan program yang efektif, sementara komunikasi internal dan eksternal meningkatkan efisiensi operasional. Kapasitas organisasi didukung oleh SDM yang kompeten dan pelatihan khusus, sedangkan fleksibilitas organisasi diwujudkan melalui gaya kepemimpinan berbagi yang mendorong inovasi dan kolaborasi. Namun, kendala ditemukan pada aspek prasarana, seperti akses jalan dan koneksi internet di daerah terpencil, yang memengaruhi optimalisasi layanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan WoG mendukung keberhasilan program Perpustakaan Keliling dalam meningkatkan literasi masyarakat, meskipun masih terdapat tantangan teknis yang perlu diatasi. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengelolaan program literasi berbasis komunitas dengan pendekatan WoG.

  • Research Article
  • 10.71417/j-sime.v1i4.341
Pengaruh Keramahan, Ketelitian dan Fasilitas Terhadap Kepuasan Pasien di Klinik Pratama Budi Kemuliaan Batam
  • Jun 25, 2025
  • Jurnal Semesta Ilmu Manajemen dan Ekonomi
  • Aulya Putri Cahyani + 2 more

Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai kualitas layanan kesehatan. Klinik Pratama Budi Kemuliaan Batam, sebagai penyedia layanan kesehatan yang berkembang di Batam, dihadapkan pada tantangan untuk terus meningkatkan layanan guna memenuhi harapan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh signifikan dari keramahan, akurasi, dan fasilitas terhadap kepuasan pasien, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Sebanyak 95 pasien Klinik Pratama Budi Kemuliaan Batam menjadi responden dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara individu, keramahan, akurasi, dan fasilitas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan dampak signifikan terhadap kepuasan pasien, dengan nilai R Square sebesar 0,927. Ini berarti 92,7% variasi kepuasan pasien dapat dijelaskan oleh ketiga faktor tersebut. Kesimpulannya, penelitian ini menegaskan bahwa keramahan, akurasi dalam layanan medis dan administratif, serta fasilitas yang memadai sangat berpengaruh dalam menentukan kepuasan pasien. Klinik Pratama Budi Kemuliaan Batam diharapkan terus meningkatkan kualitas layanan dengan pendekatan yang berpusat pada manusia, responsif, serta mengutamakan kenyamanan dan kepercayaan pasien, sesuai dengan komitmennya untuk memberikan layanan kesehatan berkualitas.

  • Research Article
  • 10.31537/jernih.v2i02.2185
Identifikasi Pola Spasial Kejadian Banjir di Jawa Timur Tahun 2018 Menggunakan Pendekatan Analisis Spasial
  • Jan 20, 2025
  • JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene
  • Wahyu Nur Achmadin + 1 more

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi spasial kejadian banjir di Jawa Timur pada tahun 2018. Data yang digunakan diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, mencakup jumlah kejadian banjir di setiap kabupaten/kota. Analisis dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan pemetaan spasial untuk mengidentifikasi pola distribusi risiko banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa kabupaten, seperti Trenggalek, Ponorogo, Situbondo, Jember, dan Banyuwangi, termasuk dalam kategori High-High, yaitu daerah dengan kejadian banjir tinggi dan dikelilingi oleh wilayah berisiko tinggi lainnya. Faktor utama yang mempengaruhi pola ini meliputi topografi rendah, curah hujan tinggi, deforestasi, serta buruknya infrastruktur drainase. Sebaliknya, kabupaten seperti Pacitan, Blitar, dan Tulungagung termasuk dalam kategori Low-Low, yang ditandai dengan kejadian banjir rendah akibat topografi yang lebih tinggi dan vegetasi alami yang masih terjaga. Pola peralihan seperti High-Low dan Low-High juga ditemukan di beberapa wilayah, menunjukkan pengaruh lokal dari mitigasi bencana dan penggunaan lahan. Penelitian ini menegaskan pentingnya mitigasi struktural dan non-struktural untuk mengurangi risiko banjir, seperti peningkatan infrastruktur drainase dan pengelolaan tata guna lahan. Dengan pendekatan spasial-temporal, penelitian ini dapat menjadi landasan untuk perencanaan kebijakan mitigasi bencana banjir yang lebih efektif di Jawa Timur.

Save Icon
Up Arrow
Open/Close
  • Ask R Discovery Star icon
  • Chat PDF Star icon

AI summaries and top papers from 250M+ research sources.