Pengembangan E-LKPD Berbasis Kemampuan Berpikir Kritis Pada Materi Makanan Dan Sistem Pencernaan Untuk Peserta Didik Kelas VIII
Pembelajaran saat ini membutuhkan kemampuan berpikir kritis, namun ditemukan masalah bahwa peserta didik belum memiliki kemampuan berpikir kritis. Sedangkan guru belum menciptakan pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hal ini dikarenakan keterbatasan waktu dalam menyampaikan materi yang sangat padat. Kurangnya kemampuan berpikir kritis dapat dilakukan dengan kegiatan pembelajaran yang menjadikan peserta didik terlibat aktif, yaitu dengan penggunaan E-LKPD. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kevalidan dan keterbacaan peserta didik terhadap E-LKPD berbasis kemampuan berpikir kritis. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Data didapatkan melalui tahap observasi, wawancara, validasi, dan uji keterbacaan peserta didik. Hasil penelitian berdasarkan para ahli mendapatkan hasil presentase sebesar 92,02% dengan kategori sangat valid dan untuk uji keterbacaan mendapatkan hasil sebesar 88% dengan kategori sangat baik. Dari hasil validasi dan uji keterbacaan, dapat disimpulkan bahwa pengembangan E-LKPD berbasis kemampuan berpikir kritis terbukti sangat valid dan mendapatkan keterbacaan sangat baik.
- Ask R Discovery
- Chat PDF
AI summaries and top papers from 250M+ research sources.