PENGARUH WAKTU FERMENTASI TERHADAP KANDUNGAN NITROGEN, FOSFAT, DAN KALIUM PADA PUPUK ORGANIK DARI LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM PUTIH DAN GUANO

  • Abstract
  • Literature Map
  • Similar Papers
Abstract
Translate article icon Translate Article Star icon
Take notes icon Take Notes

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses fermentasi limbah baglog jamur tiram putih dan kotoran kelelawar sebagai bahan pembuatan pupuk multinutrien serta menentukan waktu fermentasi optimal yang menghasilkan kadar nitrogen, fosfat, dan kalium tertinggi sesuai dengan standar Permentan tahun 2019. Proses fermentasi anaerob digunakan dengan bahan utama limbah baglog jamur tiram putih dan kotoran kelelawar, serta bioaktivator EM-4 untuk mempercepat proses penguraian. Proses fermentasi dilakukan selama 20 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu fermentasi mempengaruhi kadar nutrisi dalam pupuk yang dihasilkan. Kadar nitrogen tertinggi sebesar 2,81% dicapai pada hari ke-16 fermentasi, sedangkan kadar fosfat tertinggi sebesar 2,28% dicapai pada hari ke-8 fermentasi. Kadar kalium tertinggi sebesar 3,59% dicapai pada hari ke-16 fermentasi. Berdasarkan hasil ini, fermentasi selama 16 hari memberikan hasil optimal untuk kandungan nitrogen dan kalium, sementara fermentasi selama 8 hari memberikan hasil optimal untuk kandungan fosfat.

Save Icon
Up Arrow
Open/Close
  • Ask R Discovery Star icon
  • Chat PDF Star icon

AI summaries and top papers from 250M+ research sources.